Bener MeriahGAYOHukum

Ketua DPRK Bener Meriah: Saya Mohon Maaf, Bimtek Dewan untuk Peningkatan Kapasitas

Penulis: Iwan Bahagia

BENER MERIAH, SUARAGAYO.com – Ketua DPRK Bener Meriah, Muhammad Saleh mengklarifikasi soal Bimtek anggota dewan setempat ke Sumatera Utara.

Bimtek tersebut dianggap sebagai salah satu upaya untuk peningkatan kapasitas anggota DPRK Bener Meriah.

Melalui siaran pers yang diterima Suaragayo.com, Jumat (18/9/2020), Ketua DPRK Bener Meriah, Muhammad Saleh mengungkapkan permintaan ma’afnya kepada seluruh masyarakat yang beberapa hari ini mempertanyakan tentang agenda Bimtek anggota DPRK di Sumatera Utara.

“Pertama-tama saya memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Bener Meriah terkait Bimtek yang dilaksanakan, perlu dipahami bahwa Bimtek yang dilakukan oleh anggota DPRK Bener Meriah tujuannya untuk meningkatkan kapasitas dan pengetahuan seluruh anggota dewan penganggaran, pengawasan serta pembuatan Perda Bener Meriah sesuai dengan tugas dan fungsi DPRK,” ucap pria yang disapa Aleh tersebut

Aleh menjelaskan, kegiatan ini sebagai upaya menyamakan persepsi seluruh anggota DPRK dalam konsep pembangunan Kabupaten Bener Meriah ke depan nanti.

“seperti yang kita ketahui bersama bahwa anggota DPRK berasal dari berbagai latar belakang keilmuan dan jenjang pendidikan yang berbeda. Dengan tujuan akhir adalah seluruh anggota Dewan dapat memahami dan mampu mengimplementasikan tiga fungsi anggota DPRK untuk kemajuan Kabupaten Bener Meriah,” jelas Aleh.

“Berikutnya Bimtek sebagai peningkatan kapasitas dan memperkuat kelembaan DPRK di rasa merupakan agenda prioritas yang harus di laksanakan,” terang Aleh.

selanjutnya, Bimtek digelar sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 133 Tahun 2007, tentang Orientasi dan Pendalaman Tugas Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/ Kota.

“Bimtek ini juga sebagai pembekalan bagi anggota dewan untuk lebih memaksimalkan peran pengawasan dan penganggaran khususnya menghadapi pembahasan anggaran di Tahun 2021,” ungkap Aleh.

Bimtek ini sangat penting untuk anggota dewan agar lebih memahami perundang-undangan, peraturan, dan regulasi baru lainnya.

Dengan demikian tambah Aleh, dalam proses pembambilan kebijakan dan keputusan sudah anggota dewan akan lebih berhati-hati dan mengedepankan kepentingan masyarakat agar tidak bertentangan dengan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Untuk diketahui bersama, bahwasanya kegiatan Bimtek yang dilaksanakan di Sumatera Utara tersebut telah melalui protokol Covid-19 secara ketat baik dari sisi penyelenggara maupun peserta, pun demikian sekembalinya ke Kabupaten Bener Meriah para anggota DPRK akan segera melakukan rapid tes,” tegas Aleh.

Disisi lain katanya lagi, anggaran bukan merupakan mata anggaran baru hasil pembahasan KUA PPAS Perubahan 2020 yang baru selesai di bahas beberapa hari yang lalu.

“tetapi kegiatan Bimtek ini sudah sejak lama di programkan, namun, baru terlaksana pada saat pandemi Covid-19,” pungkas Muhammad Saleh.

Seperti diketahui, sejumlah pemberitaan dalam dua hari ini ramai menyorot Bimtek yang dilakukan anggota DPRK Bener Meriah ditengan pademi Covid-19.

Sejumlah aktivis di daerah itu menyayangkan Bintek tersebut dilakukan karena berbagai alasan.

Facebook Comments Box

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button