GAYOlingkunganTakengon

Solusi Sampah di Aceh Tengah Kian Mengerucut, APL di Kuyun Layak Jadi Lokasi Pemerosesan

Penulis: Iwan Bahagia

TAKENGON, SUARAGAYO.Com – Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar memastikan permasalahan sampah akan segera diselesaikan sesuai target.

Sebab dalam waktu dekat akan beroperasi tempat pemerosesan sampah di Kampung Kuyun, Kecamatan Celala.

Hal itu disampaikan Shabela pada rapat ekspos hasil survey detail lokasi Tempat Pemerosesan Akhir (TPA) sampah, di Kampung Kuyun Kecamatan Celala, dalam pertemuan yang diinisiasi oleh Bagian Administrasi Perekonomian Setdakab Aceh Tengah, yang dilaksanakan di Ruang Kerja Bupati Aceh Tengah, Rabu (3/2/2021), dalam keterangan pers yang diterima Suargayo.com dari Humas Setdakab Aceh Tengah.

“Rapat ini diadakan untuk mencari solusi terbaik, supaya masalah penangan sampah ini bisa segera terselesaikan dan merupakan upaya lanjutan dari rapat terkait sebelumnya, berkenaan laporan ekspos hasil pantau lokasi di lapangan,” kata Shabela.

Pimpinan rapat tersebut langsung menegaskan, penanganan permasalah sampah merupakan prioritas utama Kabupaten Aceh Tengah saat ini.

“Saya tekankan, pada SKPK terkait agar segera menetapkan status kawasan ini, sedapat mungkin tinjau kembali kemungkinan perluasan kawasan sebagai lokasi pengolahan sampah medis dikemudian hari,” tegasnya.

“Lanjutkan pembangunan ruas jalan menuju lokasi, sesuaikan dengan kondisi di lapangan, terkait perizinan segera diupayakan sebagai dasar regulasi dan pada tim sampaikan juga gambaran kondisi ini, karena nantinya pasti mempengaruhi data RTRW Aceh yang sedang disusun oleh pihak Provinsi,” lanjut Shabela lagi.

Kemudian terkait penganggaran, Shabela meminta agar segera diajukan pada DPRK Aceh Tengah, untuk dapat mendahului anggaran, sedangkan kedepannya nanti bisa ditindak lanjuti dengan upaya menyediakan anggaran baik itu dari alokasi dana APBK Perubahan, maupun diupayakan dari dana APBN atau Otsus.

“Saya tidak tahu cukup atau tidak, tapi kita upayakan untuk yang prioritas terlebih dahulu, agar bisa segera bekerja, seperti untuk ketersediaan mesin dan bangunan sederhana penunjang, tunjukkan kerja kita di lapangan dulu, sambil nantinya menunggu anggaran yang lebih memadai baik dari APBK, APBN atau dari Alokasi khusus,” ujar Shabela.

Sementara itu dalam paparan ekspose hasil survei lapangan penetapan lokasi Tempat Pemerosesan Sampah (TPA) Kampung Kuyun, Zumara Win Kutarga, selaku koordinator pantau lapangan menyampaikan bahwa calon lokasi TPA Kuyun berada di dalam Areal Penggunaan Lainnya (APL).

“Calon lokasi TPA Kuyun tersebut berada dalam kawasan APL, dengan luas lahan pengolahan sekitar 8 hektare dan lokasi pengembangan sekitar 2 hektare, berada pada ketinggian lebih kurang 900 MDPL, kondisi perbukitan dan berjarak sekitar 2 KM dari jalan Kampung yang telah ada,” kata Zumara yang akrab disapa Jujuk tersebut.

Selain itu jelas dia, dari hasil tinjau lapangan oleh tim survei dan beberapa pihak terkait, diantaranya dari Bappeda, Dinas Pertanahan, BLHKP, PUPR, Perkim, Reje Kuyun dan juga masyarakat setempat, dapat kita gambarkan kondisinya secara rinci dalam skema peta berskala 1:5.000 yang dipersentasikannya.

Jujuk yang juga Kepala Bidang Pengaturan, Penguasaan dan Penatagunaan Dinas Pertanahan Kabupaten Aceh Tengah itu menyebutkan, berdasarkan kajian dengan pertimbangan berbagai aspek, ditambah sedikit penyempurnaan teknis di lapangan, tempat tersebut layak dijadikan lokasi pemerosesan sampah.

Pertemuan itu tampak dihadiri oleh Wakapolres Aceh Tengah, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Asisten Ekonomi Pembangunan, Kadis Lingkungan Hidup, Kadis Perkim, Kardis PUPR, kadis Pertanahan, Reje Kampung Kuyun dan para pihak terkait.

Facebook Comments Box

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button