AcehHukum

Polda Aceh Tahan 8 Orang dan 3 Alat Berat yang Terlibat Penambangan Ilegal di Lhokseumawe

Penulis: Iwan Bahagia

LHOKSEUMAWE, SUARAGAYO.Com – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Aceh telah mengamankan tiga lokasi tambang jenis tanah timbun yang diduga tak berizin di wilayah hukum Polres Lhokseumawe.

Seperti diungkapkan Kanit I Ditreskrimsus Polda Aceh, AKP Abdul Hamid SH didampingi Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy SH S I K, M Si dalam siaran tertulis yang diterima Suaragayo.com, kasus tersebut terbongkar setelah polisi menerima laporan dari masyarakat tentang adanya tambang jenis tanah timbun yang diduga tidak memiliki izin.

Abdul Hamid menyebutkan, tambang tersebut ditemukan di tiga lokasi terpisah. Semua lokasi tersebut berada di wilayah hukum Polres Lhokseumawe.

“Ada 3 lokasi yang kami temukan. Dua lokasi di Kecamatan Muara Dua dan satu lokasi di Kecamatan Blang Mangat,” rinci AKP Abdul Hamid, Kamis (8/4/2021).

Selain itu ia menjelaskan, dalam pengungkapan tersebut pihaknya berhasil menahan 3 unit alat berat dan 8 orang yang diduga terlibat dalam tindak pidana pertambangan mineral dan batubara tanpa IUP-OP.

“Saat ini semua terduga pelaku beserta alat bukti sudah kami amankan dan akan kita dalami dulu sejauh mana keterlibatan ke delapan tersangka tersebut,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button