GAYOHukumTakengon

Bahas Konflik Lahan Paya Sangor, Kapolres Aceh Tengah Bertemu Jurnalis, Tokoh Adat dan Ulama

Penulis: Iwan Bahagia

TAKENGON, SUARAGAYO.Com – Kapolres Aceh Tengah, AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat S IK, melakukan pertemuan dengan para jurnalis di Aceh Tengah, temasuk Majelis Adat Gayo (MAG) dan Majelis Permusyawaratan Ulama.

Pertemuan itu membahas persoalan konflik lahan antar masyarakat di Kampung Kung, Kecamatan Pegasing, yang bersengketa terkait lahan Paya Sangor yang berada di wilayah itu.

Sebab telah terjadi sejumlah penganiayaan dan pengerusakan serta pembakaran pada Rabu (21/10/2020). Selain itu, sejumlah insiden juga sempat terjadi sebelumnya, yang melibatkan kelompok masyarakat.

Bahkan Rabu sore, pemadam kebakaran yang tiba dilokasi yang akan memadamkan api dilempari oleh masyarakat yang sedang bertikai.

Menurut Sandy Sinurat, lahan tersebut diketahui merupakan hak pakai nomor satu milik Pemerintah Aceh.

“Hingga saat ini belum ada kejelasan pemanfaatan oleh provinsi, bahkan ada yang sudah menguasai lahan selama puluhan tahun, tidak pernah terjadi masalah. Tiba-tiba ada keributan, pengerusakan kopi, hingga rentetannya terjadi hingga saat ini,” kata Sandy Sinurat pada saat kegiatan, Kamis (22/10/2020).

Ia mengaku sudah berkoordinasi dengan Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar, menenai kejelasan status tanah tersebut.

Kepala daerah kata Sandy, telah menyurati pihak provinsi untuk menindaklanjuti persoalan itu. Sebab jika tidak ada solusi, maka akan terjadi saling balas membalas dalam memperebutkan tanah yanh disengketakan itu.

“Dari sisi hukum tetap kita akan tegakkan, tetapi bersama elemen yang hadir. Kita bisa membuat jalan keluar untuk menyelesaikan masalah ini,” tambah Sandy Sinurat.

Facebook Comments Box

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button