AcehEkonomiGAYOKopiTakengon

Bunga Bank Aceh untuk Resi Gudang Dianggap Terlalu Tinggi, Muchsin Hasan: Jangan Hanya Andalkan SK PNS

Penulis: Iwan Bahagia

TAKENGON, SUARAGAYO.Com – Ketua DPD II Partai Golkar Aceh Tengah, Muchsin Hasan, mengkritik Bank Aceh yang dianggap memberikan suku bunga yang terlalu tinggi sebagai bank yang direkomendasikan terlibat dengan Sistem Resi Gudang (SRG).

Hal itu dikatakan Muchsin, menanggapi persoalan petani kopi di Aceh Tengah dikala turunnya harga kopi saat pandemi Covid-19 masih terjadi hingga saat ini.

Bunga Bank Aceh berdasarkan informasi yang diperolehnya mencapai 6 persen, sehingga menyulitkan pengelola dan pemilik kopi yang akan terlibat dengan SRG.

Menurut Muchsin, saat pandemi Covid-19 masih berlangsung, harga kopi di Aceh Tengah mengalami penurunan. Namun persoalan sudah menjadi perhatian legislatif, termasuk dirinya yang berada di Komisi C DPRK Aceh Tengah.

Sehingga keberadaan empat anggota dewan dari Partai Golkar di Aceh Tengah, akan segera mewujudkan inovasi baru terhadap permasalahan harga kopi.

“Dengan empat orang ini, bersama-sama siap membantu pemerintah untuk segera mewujudkan inovasi baru terhadap perkembangan kopi,” kata Muchsin Hasan, dalam konferensi pers DPD II Partai Golkar yang berlangsung Selasa 27 Oktober lalu.

Harga kopi saat ini ujar Muchsin, kini hanya mencapai Rp55.000 per kaleng. Sementara jika meminta bantuan tenaga pekerja untuk mengutip kopi, pemilik kebun harus mau merogoh kocek sekitar Rp25.000 per bambu.

“Saat Musda XI lalu di Banda Aceh, sayad sudah menyampaikan kepada Ketua Partai Golkar Aceh, Pak T Nurlif, bahwa dibawah kepemimpinan kami, Golkar siap membantu Pemkab Aceh Tengah untuk mencari solusi pesoalan kopi,” jelas Muchsin.

Selain itu sebut Muchsin, Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah juga menyinggung rencana bantuan senilai 1 Trilyun dari presiden Jokowi.

Untuk itu ungkap Muchsin, pihaknya siap berkomunikasi dengan sejumlah kader partai beringin yang telah menduduki berbagai jabatan stategis di jajaran kabinet Jokowi-Ma’ruf.

“Ada Menteri Perdagangan dan BUMN dipimpin oleh perwakilan dari Parpol Golkar, maka kita bersama-sama siap mencari jalan keluar jika ada masalah, selain itu bisa disampaikan kepada kader di tingkat DPRA dan DPR RI,” ucapnya.

Facebook Comments Box
1 2 3Next page

Related Articles

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button