EdukasiGAYOTakengon

Bupati Aceh Tengah Apresiasi Produktivitas IPPEMATA yang Lakukan Upaya Pencegahan Covid-19

Penulis: Iwan Bahagia

SUARAGAYO.Com, TAKENGON – Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar membuka secara resmi acara Seminar dan Sosialisasi yang mengangkat topik mengenai Peran dan Produktivitas Pemuda Ditengah Pandemi Covid-19, di Op Room Setdakab. Aceh Tengah, Sabtu (9/1/2021).

Acara yang diinisiasi oleh Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Aceh Tengah (IPPEMATA) itu dihadiri oleh puluhan pelajar SLTA sederajat, serta sejumlah perwakilan pemuda atau karang taruna kecamatan dengan mengedepankan protokol kesehatan dalam pencegahan Covid-19.

Ketua IPPEMATA, Sutrisno mengatakan seminar dan sosialisasi yang dilaksanakan tersebut ditujukan kepada elemen pemuda dan pelajar untuk dapat berperan dan tetap berproduktivitas ditengah pandemi Covid-19, yang hingga saat ini belum menunjukan tanda-tanda penurunan kasus penularan.

“Dengan seminar dan sosialisasi ini bisa memperbaiki bahkan mengubah persepsi dan produktifitas pemuda dimasa kebiasaan baru ini,” ucap Sutris.

Disamping pelaksanaan kegiatan seminar dan sosialisasi ini jelas Sutris, juga akan dirangkai dengan kegiatan lainnya berupa pembagian masker, hand sanitizer dan penyebaran spanduk himbauan, serta pembagian sembako bagi keluarga pra sejahtera di 14 Kecamatan.

Sementara itu, Shabela memberikan apresiasi kepada IPPEMATA yang telah menggagas dan menyelenggarakan seminar dan sosialisasi terkait Covid-19 yang ditujukan bagi kalangan pemuda dan pelajar.

Menurut Shabela, pelaksanaan seminar  dan sosialisasi tersebut sangat penting dilaksanakan dalam upaya meningkatkan kepedulian generasi muda dalam menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Kami sangat apresiasi kegiatan ini, karena ini merupakan bentuk tanggung jawab kita terhadap masyarakat, agar selalu terhindar dari penularan Covid-19,” ujar Bupati, seperti tertuang dalam rilis yang diterima dari Humas Setdakab Aceh Tengah, Sabtu (9/1/2021).

Dalam sambutannya, Shabela menyinggung peran generasi muda yang memiliki posisi penting dalam kehidupan masyarakat, beragama, berbangsa dan bernegara.

Untuk itu lanjutnya, ditangan generasi muda ditaruh harapan besar untuk melanjutkan perjuangan memakmurkan negeri ini dan menyelesaikan persoalan yang tengah dihadapi oleh masyarakat.

“Kita sadari posisi kaum muda sangat menarik. Kami sepakat, dibalik kepribadian saudara lah, lingkungan dan masyarakat dapat berubah kearah yang lebih produktif dan kompetitif,” sebut Shabela.

Oleh karena itu, Shabela terus mendorong agar IPPEMATA selaku paguyuban generasi muda Aceh Tengah yang saat ini sedang menuntut ilmu di Kota Banda Aceh, terus melakukan aktifitas yang positif dengan memberikan masukan, gagasan dan ide-ide yang cemerlang untuk membangun dan mengangkat harkat dan martabat masyarakat Aceh Tengah.

“Sebagai generasi muda, IPPEMATA harus kreatif, inovatif dan konstruktif melalui pola pikir yang positif,” ungkap Shabela.

“Jadilah generasi muda yang intelektual. Jangan mudah terprovokasi, jangan gampang dihasut dan jangan pula latah dan ikut-ikutan.” Pungkasnya.

Kegiatan seminar yang direncanakan berlangsung sehari itu, menghadirkan   (tiga) orang pembicara diantaranya Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kausarsyah, Kadis Pariwisata Pemuda dan Olah Raga, Jumadil Enka, serta Ketua PC IDI Aceh Tengah, dr Yunasri.

Facebook Comments Box

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button