AcehGAYOTakengon

Cerita Ketua MD KAHMI Aceh Tengah yang Merasa Down saat Tahu Keponakannya Positif Covid-19

Penulis: Iwan Bahagia

TAKENGON, SUARAGAYO.com – Pengurus Majelis Daerah (MD) Korps Alumnni Himpunan Mahasiswa Isam (KAHMI) menggelar diskusi internal dan doa bersama dalam rangka HUT ke-54, Kamis (7/9/2020) malam.

Bertempat di Kantor HMI Cabang Takengon, diskusi dimulai dengan berbagai opini mencari jalan keluar terhadap berbagai persoalan daerah.

Kemudian poin yang paling penting dalam kesempatan itu adalah sosialasi Covid-19 yang jumlahnya masih bertambah di Kabupaten Aceh Tengah.

“Hingga sore tadi, ada 42 pasien Covid-19, sehingga ini menjadi perhatian kita. Baik kader HMI Cabang Takengon yang harus menjaga diri dan keluarga agar tidak terpapar,” kata Ketua KAHMI Aceh Tengah, Alam Suhada.

Menurutnya, Covid-19 masih menjadi musuh bersama bukan hanya di Indonesia, tetapi juga dunia internasional.

Alam Suhada juga menceritakan bahwa salah seorang saudaranya positif Covid-19 baru-baru ini. Dengan demikian paham benar bagaimana lingkungan keluarga saat seorang diantaranya terapar virus yang belum ada obatnya tersebut.

“Saya ingat benar, bagaimana saat itu menjelang idul adha, keponakan saya yang seorang dokter terpapar Covid-19 di Bener Meriah, kami yang sudah berencana bersilaturahim antar keluarga, akhirnya dibatalan,” sebut Alam Suhada.

“Sebab ada kabar bahwa ponakan saya ini positif, akhirnya kami semua down. Bahkan sebagian besar dari kami shalat idul adha,” ungkapnya.

Maka dari itu, sebagai Ketua KAHMI Aceh Tengah, pihaknya berharap para alumni HMI dan kader HMI di daerah ini mewaspadai berkembangnya virus corona.

“Beberapa alumni kita sudah terpapar di Aceh, sehingga kita harus menjaga agar kita terhindar dari Covid-19. Untuk itu mari kita berdoa kepada semua mereka pasien Covid-19 yang sudah meninggal dunia, yang positif dan masih dirawat. Termasuk malam ini kita akan melakuan doa bersama, termasuk tolak bala,” ungkap Alam Suhada.

Doa bersama ini dipandu oleh alumni HMI, Tgk Syakirin, pimpinan Pasantren Sirajuddin di Kampung Serule, Kabupaten Aceh Tengah. Dihadiri pula alumni HMI yang juga salah seorang pengurus Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Tengah, Tgk Amri serta sejumlah alumni lainnya.

Facebook Comments Box

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button