EdukasiGAYOTakengon

Datangkan Mesin Destilator, Kampung Kuyun Siap Produksi Sampah Menjadi “Dolar”

Penulis: Iwan Bahagia

TAKENGON, SUARAGAYO.Com – Hiruk pikuk persoalan sampah di Aceh Tengah kian mendapati titik tetang.

Sebab Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah berencana menjadikan Kampung Kuyun, Kecamatan Celala, menjadi salah satu lokasi pengolahan sampah, sebagai solusi persoalan sampah di daerah ini.

Reje Kampung Kuyun, Yasir Arafat bahkan ingin mengubah paradigma masyarakat tentang sampah, yang semula menjadi musuh, kini menjadi sahabat.

“Kita berkeinginan membuat sampah menjadi “dolar” dengan konsep yang jelas,” kata Yasir, saat berbincang di salah satu kafe di Aceh Tengah.

Azmi Gayo dan Yasir Arafat.

Mewujudkan itu, pihaknya sudah membeli memesan destilator, yaitu sebuah mesin penyulingan sampah plastik menjadi Bahan Bakar Minyak (BBM).

“Jadi mesin ini sedang dalam proses pengiriman. Mesin ini akan menghasil minyak solar, premium dan minyak tanah,” jelas Yasir, didampingi Calon Komisiaris BUMK Bur Nuyem Center Kampung Kuyun, Azmi Gayo.

Bukan hanya itu, dari 200 kilogram sampah plastik, mesin tersebut dianggap mampu memproduksi 100 liter minyak solar, 30 liter minyak tanah dan 85 liter premium.

Setelah mesin desilator, pihaknya mendatangkan mesin gas metan, yang akan mengolah sampah basah menjadi gas metan.

“Kira-kira 1 ton sampah basah, akan dapat digunakan oleh 1000 pemakai dalam waktu 8 jam,” ungkap Yasir.

Pengelolaan mesin tersebut akan dilakukan oleh Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) Bur Nuyem Center milik Kampung Kuyun.

Harga kedua mesin tersebut menurut Yasir masih tergolong terjankau. Bila desilator akan hadir pada Januari 2021, maka mesin gas metan akan dihadirkan pada tahun ini juga.

“Mengenai dampak lingkungan, kami sudah menyiapkan cara tertentu, dengan 27 jenis racikan anti bau yang ramah lingkungan,” sebut Yasir.

Ia memaklumi banyak pihak yang kontra menanggapi pemberitaan Reje Kampung Kuyun yang telah menyiapkan lahan sebagai lokasi tempat pengolahan sampah.

“Kontra itu biasa. Sekarang tinggal kami buktikan, bahwa kami sudah siap. Kampung Kuyun siap menjadi salah satu kampung percontohan di Aceh Tengah,”

“Kami juga siap menjadikan sampah menjadi dolar,” tegas Yasir Arafan.

Ia menambahkan, untuk saat ini perangkat Kampung Kuyun telah meminta kepada Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar untuk pengolahan sampah seperti yang direncanakan oleh BUMK Bur Nuyem Center Kampung Kuyun.

Facebook Comments Box

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button