AcehBener MeriahGAYOOlahraga

Diduga Berpihak Tuan Rumah, Gol ke-7 Tim Futsal Bener Meriah ke Gawang Banda Aceh Dianulir Wasit Zulfikar

Penulis: Iwan Bahagia

BANDA ACEH, SUARAGAYO.Com –Pertandingan Pra PORA III Grup D Cabang Olahraga Futsal yang mempertemukan Bener Meriah kontra Banda Aceh berakhir ricuh, Minggu (5/9/2021).

Kericuhan berlangsung saat pertandingan antar kedua klub berlangsung berlangsung di Venue Futsal Hall Serba Guna SHB Lhong Raya Banda Aceh, Minggu sore.

Kericuhan bermula saat pertandingan yang mendebarkan antara Bener Meriah dan Banda Aceh sudah mendapatkan skor imbang 6-6. Sekitar satu menit jelang laga usai, Bener Meriah berhasil menambah keunggulan menjasi 7-6.

Namun kontingen dan official serta atlet futsal Bener Meriah merasa kaget, lantaran suara tiupan pluit “aneh” dari wasit Zulfikar menganulir gol penentu kemenangan tersebut, karena dianggap terjadi pelanggaran terlebih dahulu.

Keputusan yang dianggap aneh itu langsung memantik emosi anak asuh Coach Raziqin Dalta, mereka menuding Zulfikar sebagai wasit berpihak ke tim Futsal Banda Aceh, karena bermain sebagai tim tuan rumah.

“Kami tidak mau melanjutkan pertandingan, kami akan melakukan banding ke Asosiasi Futsal Aceh (AFA),” kata salah seorang official tim Futsal Bener Meriah, Armizan Bersah, dalam siaran pers yang diterima Suaragayo.com, Minggu (5/9/2021).

Keputusan Wasit Zulfikar tersebut dianggap telah merugikan tim Futsal Bener Meriah saat berhasil melesatkan gol pada menit akhir.

“Kami akan meminta bukti pelanggaran yang terjadi, ini tidak masuk akal, wasit Zulfikar telah merugikan tim kami,” jelas Armizan.

Ia memgaku, pihaknya akan segera melakuan pertemuan dengan AFA yang difasilitasi oleh panita penyelenggara Pra PORA III 2021 Grup D untuk Cabang Olahraga Futsal.

“Usai kericuhan tadi, kami sempat bertemu dengan pihak panitia dan perwakilan AFA, anehnya kami diminta untuk menyiapkan bukti video pelanggaran, sementara kami tidak diizinkan panitia untuk mengambil video saat jalannya pertandingan, ini kan aneh,” tegas Armizan.

Ia berharap pihak panitia penyelenggara dan AFA segera mengambil keputusan atas peristiwa yang dianggap merugikan tim asal tanah Gayo tersebut.

“Gol yang tercipta disisa waktu satu menit terakhir harus disahkan. Selanjutnya kami meminta KONI, PSSI dan AFA agar melakukan investigasi terhadap keputusan wasit yakni Zulfikar, kami menduga wasit ada unsur kesengajaan yang lebih memihak kepada tuan rumah,” pungkasnya.

Sementara itu, ketua Panitia Penyelenggara Pra Pora Futsal III 2021, Saiful Imran mengatakan, pihaknya memfasilitasi pertemuan dengan pihak AFA dalam waktu dekat.

“Kami akan memfasilitasi pertemuan atau mediasi pihak tim Futsal Bener Meriah dengan pihak AFA. Kami selalu panita hanya sebagai penyelenggara,” ujar Saiful Imran singkat.***

Facebook Comments Box

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button