AcehBener MeriahGAYOHukum

Duh, Seorang Bayi Ditemukan di Pos Pengutipan Amal di Arul Cincin Bener Meriah, Ditemukan Satu Pak Pampers dan Sebungkus Tisu

Penulis: Iwan Bahagia

 

BENER MERIAH, SUARAGAYO.Com – Malam itu, Sabtu (29/8/2021), sekitar Pukul 19.30 WIB, atau selesai shalat magrib, Dedi samar-samar mendengar tangisan bayi dari luar rumah.

Karena hal itu, Dedi mengadukan kepada ibunya, Rusmiati, apakah ibunya mendengar suara yang sama.

Dedi dan Rusmiati sepertinya yakin bahwa itu adalah suara bayi yang sedang menangis.

Rusmiati kemudian meminta anaknya, Pitra Ariga untuk mencari sumber suara bayi tersebut. Saat keluar, Pitra melihat beberapa orang di luar rumah yang juga sedang mencari sumber suara tangisan bayi.

Akhirnya, mereka secara bersama-sama mencari posisi suara bayi itu berada.

Benar saja, seorang anak bayi laki-laki yang hanya mengenakan pampers tampak sedang menangis saat dinginnya malam itu.

Baik Pitra dan warga lain yang melihat peristiwa tersebut, menduga bayi malang itu dibuang oleh ibu kandungnya.

Apalagi disebelah bayi itu, ada satu pak pampers dan satu bungkus tisu basah.

Warga akhirnya berbondong-bondong menyaksikan peristiwa yang memilukan itu sekitar Pukul 23.00 WIB.

“Warga mendapati bahwasanya ada bayi tanpa memakai baju hanya menggunakan pampers,” ujar Kasat Reskrim Bener Meriah, Iptu Bustani.

“Kemudian bayi tersebut dibawa oleh warga ke rumah salah seorang tokoh masyarakat  bernama Rakim, untuk mendapatkan pertolongan,” ungkapnya.

Setelah diperiksa oleh bidan desa setempat, diketahui kondisi bayi dalam keadaan sehat.

Dugaan sementara, bayi tersebut diperkirakan dibuang oleh orang tuanya lantaran hubungan gelap.

“Saat ini bayi sudah ditangani oleh Bidan Desa dan Bidan dari Puskesmas Blang Rakal, untuk perawatan lebih lanjut, bayi itu akan dibawa ke RSU muyang kute Bener Meriah, selanjutnya akan di tangani oleh Dinas Sosial Kabupaten Bener Meriah,” tutup Iptu Bustani.

Facebook Comments Box

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button