GAYOHukumTakengon

Gara-Gara Pertandingan Futsal, Siswa Antar Sekolah Bentrok di Aceh Tengah

Penulis: Iwan Bahagia

TAKENGON, SUARAGAYO.Com – Isu bentrokan antar pelajar yang menyebabkan siswa terluka merebak di Kabupaten Aceh Tengah sejak Sabtu (19/9/2022).

Adalah siswa SMAN 8 Takengon, SMK 3 Takengon dan SMK di Bener Meriah yang dikabarkan sedang berupaya menyerang siswa MAN 1 Takengon. Namun, tidak jelas asal siswa serta SMK dari Bener Meriah yang dimaksud.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Suaragayo.com, rencana tawuran bermula usai tim futsal SMA 8 menang atas MAN 1 pada Sabtu, 10 September lalu.

Pada pertemuan kedua, Rabu, 14 September, MAN 1 berbalik mengalahkan SMAN 8 dalam pertandingan itu. Pendukung MAN 1 diketahui ramai datang saat pertandingan berlangsung. Setelah pertandingan selesai, saling ledek antar pendukung tim membuat suasana kian memanas, akibatnya terjadi ketersinggungan dari siswa pendukung tim futsal SMAN 8.

Imbas pertandingan itu, esoknya, Kamis 15 September, puluhan atau bahkan ratusan siswa MAN 1 diduga bentrok dengan SMAN 8, hingga membuat sejumlah siswa SMAN 8 terluka. Kejadian yang tak pantas tersebut berlangsung di dekat Gedung Olah Seni (GOS) Takengon.

Pasca insiden tawuran, suasana menegangkan mulai terjadi antar siswa sekolah yang bertikai, bahkan berimbas kepada sekolah lain, yakni MAN 2 Takengon yang disebut-sebut akan diserang oleh siswa gabungan SMAN 8 dengan SMK 3 Takengon, Sabtu lalu. Beruntung tidak ada kejadian kala itu.

Isu penyerangan sebagai aksi balasan atas siswa SMAN 8 yang terluka akibat diserang siswa MAN 1 beredar. Suaragayo.com bahkan mendapati sejumlah guru berjaga di gerbang Lapangan Musara Alun Takengon hingga Pukul 15.00 WIB, Sabtu lalu.

Perdamaian antar siswa yang bertikai kemudian dilakukan Sabtu itu, dengan melibatkan sejumlah kepala sekolah, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, Satpol PP dan WH serta sejumlah Camat.

Namun, salah satu akun instagram, sempat mengunggah video yang menyatakan terjadi pelemparan terhadap siswa dari sekolah tertentu terhadap sekolah MAN 1 oleh sejumlah orang pada Senin siang. Padahal perdamaian sudah berlangsung dua hari sebelumnya.

Dalam keterangannya, akun itu menyebutkan, video yang diunggah tersebut merupakan kiriman warga.

Berdasarkan keterangan video yang diterbitkan salah satu akun instagram itu sekitar Pukul 15.00 WIB, pelemparan batu yang diduga dilakukan siswa SMAN 8 Takengon, SMK 3 Takengon dan SMK Bener Meriah terhadap MAN 1 Takengon. Tidak diketahui pasti penyebab dan maksud pelemparan tersebut. Namun diduga kuat terkait bentrokan yang terjadi.

Beberapa jam kemudian, akun instagram tersebut merubah keterangan tertulis menjadi “MAN 1 Takengon dilempari batu oleh beberapa siswa yang mengenakan jeket dan menutupi wajah”.

Suaragayo.com kemudiam melalukan konfirmasi pihak SMAN 8 Takengon mengenai insiden penyerangan di MAN 1 Takengon.

Salah seorang guru yang dikonfirmasi memastikan bahwa pelaku pelemparan bukan siswa mereka, sebab pihak sekolah bekerjasama dengan aparat terkait, memulangkan siswa pada sore hari secara bertahap menghindari kejadian yang tak diinginkan, sedangkan kejadian pelemparan berlangsung pada pagi atau siang hari, saat siswa SMAN 8 sedang berada di komplek sekolah dengan pengawasan.

Facebook Comments Box

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button