Bener MeriahEdukasiGAYO

Gugus Tugas Bener Meriah Tutup Sementara 17 Sekolah karena Pandemi Covid-9, Ini Rinciannya…

Penulis: Iwan Bahagia

BENER MERIAH, SUARAGAYO.com – Pemkab Bener Meriah menutup sementara sekolah negeri dan swasta di daerah itu, pasca bertambahnya kasus positif Covid-19.

Hal itu dikatakan Jubir Gugus Tugas Penaganan Covid-19 Bener Meriah, Khalisudin.

Dijelaskan, keputusan itu berdasarkan surat yang dikeluarkan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Bener Meriah Nomor: 125/ GTPPC-19/ BM/ 2020 dengan perihal penutupan sekolah sementara.

“Perkembangan Penularan Corona Virus Disease 2019 (Covid 19) di Wilayah Kabupaten Bener Meriah yang hingga saat ini mengalami peningkatan hingga berjumlah 54 Konfirmasi yang terkonsentrasi di beberapa kecamatan,” kata Khalisudin menjelaskan isi surat tersebut.

Penutupan sekolah sementara itu lanjut dia, bertujuan untuk mencegah terjadinya penularan baru, serta sebagai upaya pemutusan mata rantai penyebaran virus corona, terutama pada beberapa daerah yang menjadi pusat penularan dan penyebaran Covid-19.

“Maka Pemkab Bener Meriah berharap agar sekolah yang disebutkan dapat memberhentikan sementara belajar mengajar secara tatap muka,” ucap Khalis.

Adapun sekolah negeri dan swasta yang ditutup sementara berikut:

1. SD NEGERI MERIE 1

2. SD NEGERI PANJI MULIA 1

3. SD IT AL-MANAR

4. SD NEGERI MUTIARA

5. SD NEGERI 1 PUJA MULIA

6. SD NEGERI 2 PUJA MULIA

7. SD NEGERI BAHGIE BERTONA

8. SD NEGERI TAWAR SEDENGE

9. SD NEGERI DARUL FALAH

10. MIN 3 BENER MERIAH

11. NEGERI 1 BANDAR

12. NEGERI JANARATA

13. MUHAMMADIYAH 12 JANARATA

14 . MTSN 2 BANDAR

15. SMA NEGERI 1 BANDAR

16. SMA NEGERI 2 BANDAR

17. MAN 2 BANDAR

“Penutupan Sekolah Sementara diberlakukan hingga keadaan memungkinkan dan dinyatakan dapat melakukan dengan membuka sekolah untuk belajar mengajar secara tatap muka,” seperti tertulis dalam surat yang dikeluarkan pada 27 September itu.

Sementara itu, per Tanggal 26 September, jumlah kasus positif Covid-19 di Bener Meriah terus bertambah, yakni 45 orang. Sebanyak 43 dinyatakan sembuh, 1 orang sedang dalam masa isolasi mandiri,dan 1 warga meninggal dunia.

“Data masih seperti kemarin. Tapi seperti diketahui, Sekda beserta istri dan ajudan serta ajudan bupati juga positif,” kata Khalisudin, melalui pesan singkatnya, Minggu (27/9/2020).

Pihaknya mengajak masyarakat agar mekmaklumi kebijakan Pemkab Bener Meriah untuk sekolah sementara, dan menghimbau agar masarakat tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Kami mengajak kembali kepada masyarakat di Bener Meriah. Baik yang masuk dan yang keluar. Agar mematuhi protokol kesehatan,” pugkas Khalis.

Facebook Comments Box

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button