AcehBener MeriahGAYO

Ini Penjelasan Bupati Bener Meriah kepada Pemuda yang Mendatangi Pendopo 15 Agustus Malam

SKPK di Bener Meriah telah diperintahkan Jemput Bola

Penulis: Iwan Bahagia

BENER MERIAH, SUARAGAYO.com – Penanganan bencana kebakaran telah terjadi selama dua hari terakhir di Bener Meriah dianggap belum maksimal.

Akibatnya, ratusan pemuda mendatangi pendopo Bupati Bener Meriah dan Kantor BPBD setempat, Sabtu 15 Agustus malam.

Menanggapi aksi ini, Bupati Bener Meriah, Sarkawi, memberikan penjelasan langsung kepada massa yang datang ke pendopo setempat, bahwa tuntutan untuk memperbaiki dan pengadaan armada baru Damkar akan segera dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Bener Meriah.

“Proses perbaikan Armada Damkar yang rusak sudah dilakukan, dan sudah siap untuk diuji coba” kata Sarkawi, melalui penjelasan lewat pesan singkat yang diterima Suaragayo.com dari Kabag Humas, Wahidi, Minggu (16/8/2020).

Pada saat musibah kebakaran kemarin, jelas Sarkawi, sejumlah armada Damkar di Bener Meriah sedang dalam perbaikan, sehingga hanya 2 unit saja yang bisa beroperasi.

“Mengingat amukan api sangat besar, maka saya perintahkan BPBD untuk berkoordinasi dengan semua pihak, seperti Bandara, Brimob, termasuk BPBD tetangga yaitu Kabupaten Aceh Tengah untuk bisa membantu dalam memadamkan api,”

“Dan Alhamdulillah mereka bersedia dan langsung menuju Bener Meriah untuk memadamkan api,” ucap Sarkawi.

Sementara untuk armada baru Damkar untuk Bener Meriah, lanjut Sarkawi, Pada Selasa 18 Agustus, kepala daerah sudah diperintahkan SKPK terkait untuk berkoordinasi langsung kepada sejumlah pihak untuk memperoleh armada Damkar.

“Kita sudah perintahkan tim SKPK untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Aceh dan sejumlah kementerian untuk memberikan armada Damkar, apakah Pinjam Pakai atau Hibah atau apapun bentuknya yang penting Armada Damkar tersebut bisa dimanfaatkan dan di operasionalkan di Kabupaten Bener Meriah,” ungkap Sarkawi.

Seperti diketahui, kebakaran yang terjadi di Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah terjadi selama dua hari berturut-turut.

Jumat lalu kebakaran terjadi di Pasar Simpang Tiga, sehari setelahnya terjadi di Kampung Ujung Gele.

Lebih dari 20 rumah mengalami rusak berat dan ringan akibat peristiwa itu.

Sabtu malam, ratusan pemuda di Kecamatan Bukit melakukan protes ke Kantor BPBD Bener Meriah dan pendopo bupati setempat.

Mereka menuntut Pemkab memperbaiki Damkar yang sudah ada atau menambah armada Damkar yang baru.

Sebab bencana kebakaran yang terjadi selama dua hari tersebut hanya mengandalkan dua Damkar saja. Selebihnya merupakan bantuan armada dari sejumlah instansi, baik dari Kabupaten Aceh Tengah, Bandara Rembele, Mapolres maupun inisiatif masyarakat.

Facebook Comments Box

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button