EdukasiGAYOTakengon

Jurnalis Suara Gayo, Desi Mentari Terbitkan Novel “Aku dan Senja”

Penulis: Desi Mentari

TAKENGON, SUARAGAYO.Com – Desi Mentari, seorang jurnalis muda Suaragayo.com di Takengon, menerbitkan sebuah novel berjudul “Aku dan Senja”.

Novel ini merupakan novel pertama Desi Mentari, dengan ukuran 13,5 x 19,5 centimeter dengan jumlah halaman kurang lebih 101 halaman.

Adapun blurd dari novel tersebut adalah
Naila “Wanita pengagum senja namun tak bersapa” panggilan teman dekatnya.

Senja sebutan untuk lelaki yang ia kagumi sekaligus senja juga sebutan lelaki itu untuk Naila.

Bertengkar dan tak senada tentang apa pun, namun berimajinasi serta sependapat jika membahas tentang senja sore hari.

Ia sudah mengenal lelaki itu sejak berkostum putih abu-abu.

Lautan, bebatuan, pohon kelapa sebagai saksi mereka jika mereka membaik tanpa bertengkar untuk menikmati warna jingga sore itu.

Setelah masa putih abu-abu selesai, mereka terpisah dan tak berkabar.

Berawal dari benci serta memendam rasa begitu lama, apakah mereka akan dipertemukan kembali?

Hingga Naila di jodohkan oleh orang tuanya dengan seorang lelaki. Mungkinkah lelaki itu senja?

Naila ialah pemeran utama dalam cerita, Raka sosok lelaki yang Naila panggil dengan sebutan senja, sementara Bella sahabat Naila yang paham dan mengerti tentang Naila dan Raka, dan Zidan berperan sebagai sahabat dekat dari Raka.

Berawal dari sebuah rasa benci hingga memiliki rasa namun harus terpendam begitu lama karena sebuah perpisahan, menjadi awal dari sebuah kisah dari novel ini.

Puncaknya, Raka dan Naila kembali dipertemukan namun sebuah perjodohan telah dilaksanakan, mungkinkah itu perjodohan mereka? atau salah satu dari mereka menjadi tamu undangan di pesta pernikahan tersebut?

Menarik untuk disimak…

Facebook Comments Box

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button