AcehGAYOSosialTakengon

Kampung Halaman Nova Iriansyah Langganan Banjir Warga: Mohon Perhatian Pemerintah Aceh

Penulis: Iwan Bahagia

 

 

LINUNG BULEN, SUARAGAYO.Com – Kampung Linung Bulen 1, Kecamatan Bintang, dilanda banjir akibat luapan air di sungai sekitar kampung itu, Jumat (4/6/2021).

 

Air yang mengenangi rumah warga terjadi sekitar Pukul 20.30 dengan ketinggian hingga setengah meter.

 

Akibat itu, warga meminta kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah untuk melakukan normalisasi sungai di Kecamatan Bintang. Sebab, banjir diduga diakibatkan aliran sungai yang sudah tidak normal seperti biasanya.

 

Menurut penuturan warga setempat, selain pasir yang sudah menumpuk di sungai, faktor lain menjadi penyebab luapan air di kampung itu.

Masyarakat bersama BPBD Aceh Tengah sejak Sabtu 5 Juni, bergotong royong untuk membersihkan lumpur-lumpur bekas banjir dipemukiman warga.

 

Salah seorang Warga Linung Bulen 1, Silahuddin yang mengaku mewakili masyarakat Linung merasa kecewa kepada pemerintah karena aliran sungai meluap jika hujan deras terjadi setiap tahun.

 

“Pemerintah dan dinas terkait jangan tutup mata terahadap banjir langganan di Kampung linung ini,” kata Silahidin, seperti keterangan tertulis yang diterima Suaragayo.com, Sabtu (5/6/2021).

 

Sementara LSM GEMPuR meminta Kepala Dinas PU Aceh Tengah untuk melakukan normalisasi sungai dengan segera, karena potensi banjir akibat luapan sungai akan kembali mengenagi rumah warga.

“Ke depan nanti kita tidak tahu apakah hujan lebat akan datang kembali, kita tidak tau itu, tapi kita perlu untuk iktiar dan antisipasi agar Banjir ini tidak terulang,” sebut salah seorang pengurus LSM GEMPuR, Mazmin Putra, kepada Suaragayo, Sabtu (5/6/2021).

 

Selain itu lanjutnya, Pemerintah Aceh juga diminta berperan untuk mengantisipasi musibah serupa yang akan melanda warga Linung Bulen, sebab luapan air terjadi persis di kampung halaman Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, yang berada tidak jauh dari Danau Laut Tawar yang menjadi tanggungjawab Pemerintah Aceh.

 

“Luapan air ini masih ada hubungan dengan Danau Laut Tawar, yang merupakan tanggungjawab Pemerintah Aceh. Jadi kami mohon segera diturunkan tim untuk membantu penanggulangan bencana. Apalagi ini kampung halaman Gubernur Aceh,” pungkas Mazmin.***

Facebook Comments Box

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button