Bener MeriahGAYOKopi

Kartini Bagi Perempuan Pemimpin Koperasi Kopi (Bagian I): Ketua Kopsen Bahtera, Teri Endah Wahyuni

Penulis: Nihayatul Afifah Husna

BENER MERIAH, SUARAGAYO.COM – Teri Endah Wahyuni (35), perempuan asal Kampung Hakim Wih Ilang, Pondok Baru, Bener Meriah ini patut menjadi salah satu wanita inspiratif masa kini.

Momentum Hari Kartini yang diperingati setiap 21 April, menjadikan Teri Endah Wahyuni pantas untuk diperbincangkan. Sebab ia adalah seorang perempuan yang memimpin Koperasi Produsen (Kopsen) Bersama Mandiri Sejahtera (Bahtera) di Bener Meriah, Aceh.

Bagi sosok yang akrab disapa Teru ini, RA Kartini ialah sosok inspirator yang mendorong ia membuka bisnis koperasi pada tahun 2018 silam.

“Bagi saya Raden Ajeng Kartini adalah sang inspirator dan yang paling menarik dari beliau adalah sipak berani dan keteguhan pendirian. Sikap berani dan keteguhan pendirian ini juga yang mendorong bisnis ini,” jelas Teri pada Rabu, (21/4/2021).

Bisnis kopi sendiri telah digelutinya sejak 2008, dan koperasi Kopsen Bahtera baru didirikannya sepuluh tahun kemudian, yakni pada 2018.

“Dalam menjalani bisnis ini saya harus memiliki keberanian, keteguhan dan juga pendirian yang lebih karena pada umumnya bisnis ini dijalankan oleh laki-laki,” ujar Teri yang juga alumni Fakultas Ekonomi Perguruan Tinggi Gajah Putih (PTGP) ini.

Dalam menjalankan usahanya, Teri mengaku pernah merasakan keterpurukan. Namun, hal itu bagi seorang Teri adalah sebuah pilihan.

“Keterpurukan itu pasti pernah ada, tapi bagi saya keterpurukan itu adalah sebuah pilihan, pilihan dimana mereka tertawa diatas keterpurukan saya atau berjuang selagi masih ada kesempatan,” ungkap Teri.

Momentum Hari Kartini, Teri menyampaikan pesan masyarakat, agar memastikan bahwa keterpurukan adalah pilihan.

“Pada Hari Kartini ini mari kita bersama-sama membulatkan tekat dimana keterpurukan itu adalah sebuah pilihan, ambil sikap berani dan pastikan selagi masih ada kesempatan dan teruslah berjuang, dan untuk para perempuan regenerasi selanjutnya bermimpi lah setinggi langit maka jatuhmu di antara bintang-bintang,” tutup Teri.

 

Editor: Iwan Bahagia

Facebook Comments Box

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button