GAYOTakengon

Kepala RRI Takengon Paparkan Cara Tangkal Hoaks Serta Edukasi Masyarakat di Era Pandemi

Editor: Iwan Bahagia

 

TAKENGON, SUARAGAYO.Com – Kepala RRI Takengon, Muhsin Zein menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi kepada masyarakat atau publik yang senantiasa mempercayakan RRI sebagai acuan atau referensi mengecek kebenaran suatu informasi.

Hal itu disampaikan Muhsin dihadapan Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar dan sejumlah tamu undangan instansi vertikal dan para asisten, kepala SKPK Aceh Tengah dan Bener Meriah saat HUT ke 76 RRI tahun 2021.

“Masyarakat yang ragu akan satu informasi yang benar atau tidak, maka dapat mencari referensi atau kebenarannya dan kepastiannya melalui website RRI,” sebutnya, dalam siaran pers yang diterima Suaragayo.com.

Ia menjelaskan, selama pandemi Covid-19, Kominfo telah melabeli ribuan hoaks terkait Covid dan juga ratusan hoaks terkait vaksin.

Informasi palsu atau hoaks bukanlah barang baru di era teknologi. Disebutkan Kominfo, bahwa hoaks berfungsi sebagai alat propaganda bagi para pelakunya.

Edukasi Masyarakat di Era Pandemi

Selama pandemi Covid-19, peran RRI juga diperhitungkan, karena lahir sejumlah program yang mencerdaskan masyarakat.

Kepala RRI Takengon, Muhsin Zein menyebutkan, terdapat sejumlah program yang diluncurkan RRI untuk edukasi publik di era pandemi Covid-19. Mulai dari memberitakan kasus atau informasi terkini perkembangan Covid-19 di daerah hingga program siaran pendidikan dimasa pandemi.

“Menyiarkan informasi terkini dari Juru Bicara Satgas Covid-19 Aceh Tengah dengan bahasan perkembangan kasus, upaya dan kebijakan pemerintah dalam penanganan Covid-19,” sebut Muhsin.

Siaran pendidikan juga tak luput disebarluaskan oleh LPP tersebut. Sebab RRI secara menyeluruh di tanah air menyelenggarakan program belajar di RRI dan juga guru keliling.

“Program Belajar di RRI, guru hadir ke studio dan peserta didik mendengarkan radio untuk mendapatkan materi pembelajaran.  Guru keliling dikhususkan untuk saudara kita yang disabilitas, RRI menjemput guru-guru kemudian berkunjung ke murid disabilitas,” jelasnya.

Edukasi lainnya adalah membuat spot Iklan Layanan Masyarakat (ILM) dan disiarkan di radio tentang bagaimana cara menerapkan protokol kesehatan mulai dari 3 M, yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak, maupun 5 M memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan membatasi mobilisasi dan interaksi.

Berita Online RRI Takengon masuk 5 Besar Nasional

Radio Republik Indonesia terus mengikuti perkembangan zaman dan teknologi.

Saat ini terang Muhsin, RRI selain siaran radio yang dapat didengar secara konvensional, juga dapat dinikmati secara digital di smartphone dengan mendownload di aplikasi RRI play go. RRI juga memiliki media online dan RRI Net.

Dalam hal berita media online, RRI Takengon terus melakukan update berita di daerah kerja, meliputi Aceh Tengah, Bener Meriah dan kabupaten Gayo Lues.

Kepala RRI Takengon, Muhsin Zein menyampaikan, bahwa pengiriman berita online RRI Takengon terus berkompetisi dengan daerah lain di tanah air, hingga akhirnya jumlah pengiriman berita online RRI Takengon masuk dalam 5 besar Nasional untuk tipe C.

Hal itu disampaikan Muhsin saat sambutan hari radio ke 76 tahun 2021 di Gedung Olah Seni (GOS) Takengon.

“Data internal kami dari Direktorat Program dan Produksi LPP RRI di kantor Pusat, alhamdulillah RRI Takengon terus berkompetisi menyampaikan informasi dari daerah ke pusat, hingga akhirnya jumlah pengiriman berita kami dari RRI Takengon masuk dalam lima besar secara nasional,” ungkapnya, Sabtu (11/9/2021).

Menurut Muhsin Zein, hal tersebut tidak terlepas dari dukungan semua pihak, termasuk pemerintah daerah Aceh Tengah, Bener Meriah, instansi vertikal, lembaga sosial masyarakat, para pemuda, mahasiswa dan pihak lainnya yang berani berbicara menyampaikan aspirasi dan pendapatnya melalui RRI.

“Dengan dukungan SDM reporter RRI Takengon yang hanya berjumlah empat orang, suatu prestasi yang dapat dibanggakan, dan diharapkan dapat dipertahankan di posisi lima besar,” timpalnya lagi.

Berita yang dilakukan penggalian informasi hingga menghantarkan RRI Takengon masuk dalam daftar lima besar pengiriman berita online di website resmi RRI, diantaranya potensi daerah, ekonomi, pariwisata, pemerintahan, pembangunan daerah, tanggap bencana dan Polhukam.

Muhsin berharap dukungan secara berkelanjutan dari kepala daerah untuk mendorong jajarannya menanggapi berbagai isu, agar berani berbicara di RRI, sehingga jika ada keluhan dari masyarakat bisa segera terjawab.***

Facebook Comments Box

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button