GAYOOlahragaTakengon

Ketua FPTI Aceh Tengah: Bukan Hanya Kopi, Olahraga Bisa Menjadi Objek Wisata

Penulis: Iwan Bahagia

TAKENGON, SUARAGAYO.com – Ketua KONI Aceh Tengah yang juga Ketua Fedrasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Aceh Tengah, Djumhur Abubakar menharapkan, event untuk olahraga panjat tebing dapat terselenggara setiap tahun.

Hal tersebut ia sampaikan dalam sambutannya pada pembukaan Multi Event dan Single Event Piala Bupati Aceh Tengah, Cabang Olahraga (Cabor) Panjat Tebing, di Lapangan Musara Alun Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, Selasa (12/10/2021).

Pada kesempatan itu, Djumhur menyampaikan, meski di tengah pandemi, ia sangat berkeinginan kuat untuk mengembangkan olahraga panjat tebing dan Cabor lainnya, dengan melakukan berbagai event pertandingan atau sejenisnya.

“Kita sangat berharap semua cabang Olahraga agar bisa di pertandingkan sebagai Event tahunan Kabupaten Aceh Tengah ini,” kata Djumhur.

Dengan mengembangkan olahraga yang ada, ia berharap Aceh Tengah bisa menjadi pusat sport Tourism bagi wisatawan yang berkungjung ke negeri yang menghasilkan salah satu kopi jenis arabika terbaik ini. Dengan kata lain, olahraga layak menjadi objek wisata.

“Kalau bisa orang yang berkunjung ke negeri yang berada di atas awan ini, bukan saja untuk berwisata dan menikmati kuliner, tapi mereka datang dengan tujuan sport tourims,” tuturnya

Dihadapan Bupati Aceh Tengah dan unsur Forkopimda serta tamu undangan yang hadir pada acara pembukaan itu, Djumhur menyampaikan dinding panjat tebing yang berada di Lapangan Musara Alun sudah berusia lima belas tahun.

“Dinding panjat tebing ini kurang lebih sudah berusia 15 tahun. Dan dinding tebing ini pertama kali dibangun pada PORDA 2002, kemudian dipindahkan ke tempat yang kebih tinggi saat PORDA 2006, karena pada waktu itu lapangan di genangi air,” sebut Djumhur.

Selanjutnya, ia memuji Bupati Aceh Tengah yang sudah memasukan program perbaikan dinding FPTI Aceh Tengah.

“Kami bersyukur dan berbangga kepada bapak Bupati, karena dukungan Bapak,  FPTI Aceh Tengah, sebelum Desember 2021 ini, sudah memiliki sarana panjat atau dinding kaliber Nasional,” ungkap Djumhur.

Ia juga merasa bangga, melihat olahraga panjat tebing yang sangat diminati oleh para pelajar. Dirinya berharap event Kejurnas Junior Panjat Tebing bisa digelar di Takengon.

“Generasi muda ini, adalah generasi yang melanjuti cita-cita kita, maka dari itu pemuda tidak boleh lemah, lawan semua tantangan melalui wall climbing, untuk menuju puncak,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button