GAYOTakengon

Ketua HMI Cabang Takengon: Warga Umang Isaq Kesulitan Peroleh Jaringan Internet

Press Realise

UMANG ISAQ, SUARAGAYO.Com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Takengon telah menggelar Student Work Camp (SWC) di Umang Isaq, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah pada 24 April hingga 4 Mei lalu 2021.

 

Kegiatan yang digelar rutin setiap ramadan oleh organisasi kemahasiswaan eksternal kampus itu bertujuan untuk mengabdi kepada masyarakat dengan menambahkan nilai-nilai keislaman khususnya bagi kader HMI. Dengan hal kegiatan SWC, acara ini juga sebagai wujud mengimplementasikan peran fungsi kader HMI dalam mencapai ridha allah.

 

Hal itu dikatakan Ketua HMI Cabang Takengon, Sahrijan, melalui siaran tertulis yang diterima Suaragayo.com, Rabu (5/5/2021).

 

Dijelaskan, dalam kegiatan itu pihaknya menggelar safari ramadan, mengaktifkan Taman Pendidikan Al qur’an (TPA) milik kampung, menggelar bakti sosial, mengadakan MTQ, dan membuat analisa sosial.

 

“Yang paling diutamakan selain dari pada menumbuhkan nilai-nilai keislaman, target utama kita adalah analisis sosial, karena analisa sosial yang dilakukan oleh kader HMI kiranya dapat menemukan apa saja keluh kesah yang dirasakan oleh masyarakat setempat,” kata Sahrijan.

 

Hasil analisa sosial itu, melahirkan analisis yang dirangkum dalam beberapa kesimpulan terkait berbagai masalah yang dihadapi masyarakat Kampung Umang Isaq selama ini.

 

“Ada beberapa rekomendasi yang harus segera direalisasikan oleh Pemkab Aceh Tengah, yaitu perlunya perbaikan jalan ke Kampung Umang Isaq dan juga akses jaringan informasi dan komunikas. Sebab jalan menuju Kampung Umang Isaq sangat memperihatinkan, apalagi era 4.0 ini masyarakat Umang Isaq ternyata masih kesulitan untuk memperoleh jaringan seluler, apalagi mengakses internet,” ujar Sahrijan.

 

Ia berkomitmen untuk tidak berleha-leha dengan masalah yang dihadapi oleh warga Kampung Umang Isaq, melainkan, Sahrijan berjanji akan mengawal ketat seluruh rekomendasi yang telah diberikan HMI Cabang Takengon kepada Pemda Aceh Tengah.

 

“Sebab rekomendasi ini telah kami sampaikan saat penutupan kegiatan SWC di desa Umang Isaq,” lanjutnya.

 

“Sekiranya pimpinan daerah yang langsung berhadir ke lokasi, karena mengingat dan menimbang ada rekomendasi penting dari masyarakat langsung yang harus diterima oleh Pemda Aceh Tengah,” pungkas Sahrijan.

Facebook Comments Box

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button