EkonomiGAYOKopiLiputan KhususTakengon

Syukran Bintang, Pengusaha yang Konsisten Olah Kopi Wine Terbaik dari Tanoh Gayo

Jatuh Bangun saat Memulai Bisnis Kopi

Penulis: Abdi Gunawan

TAKENGON, SUARAGAYO.com – Berbicara tentang kopi tentu tidak akan pernah akan pernah kehabisan bahan. Apalagi beragam jenis olahan kopi juga kian digemari oleh para penyeruputnya.

Bahkan ditengah pandemi covid-19 yang masih mewabah di dunia saat ini, kopi masih tetap menjadi bahan pembicaraan.

Berikut ini Suaragayo.com akan membahas sosok yang tetap konsisten menjalankan bisnis dengan jenis olahan kopi wine, atau kopi fermentasi selama beberapa tahun.

Adalah Syukran Bintang, seorang pengusaha kopi wine di Dataran Tinggi Gayo.

Pria ini lahir dan berasal dari kawasan bintang, Aceh Tengah.

Semula, Syukran adalah aktivis yang sering turun ke jalan saat masih bergabung dengan mahasiswa.

Wajar saja, karena Syukran merupakan Ketua HMI Cabang Takengon periode 2011-2012.

Tiada yang menduga, Syukran yang dulu biasa memegang mikrofon saat berhadapan dengan pemerintah, kini menggeluti bisnis kopi di tanah Gayo.

Bukan memilih jenis olahan specialty atau bisnis kopi konvensional, Syukran justru memilih mengolah dan menjual Kopi Wine Gayo.

Meskipun Pengolahan kopi fregmentasi ini begitu rumit dan panjang. Namun Syukran tetap konsisten dalam membuat salah satu kopi wine dengan citarasa terbaik di dataran tinggi Gayo.

“Semenjak saya dalam kandungan saya sudah terjun ke dunia kopi,” kata Syukran, saat ditemui Suaragayo.com dikediamannya di Rusip Antara, Minggu (26/7/2020).

Syukran menjelaskan, karena orangtua sudah terbiasa bergelut dengan dunia kopi itulah yang membuatnya mempertimbangkan untuk mengembangkan usahanya saat ini.

Syukran mengisahkan, sekitar tahun 2017, harga green bean kopi wine pernah mencapai Rp300 ribu hingga Rp400 ribu perkilogram.

Namun tidak semua jenis green bean yang dapat dibeli dengan harga menggiurkan itu, sebab masih tergantung dengan kualitas citarasa dan kualitas biji yang ditawarkan.

Atas dasar harga yang tidak murah itulah, Syukran tertarik untuk membuat Kopi wine atau kopi fermentasi.

“Saya pernah mengalami kegagalan saat pertama kali membuat kopi wine dan malahan menjadi Natural,” ucap Syukuran, mengenang kerja kerasnya sebelum mencapai titik usaha yang terbilang sukses seperti sekarang.

Namun kegagalan itu tidak lantas membuat pria yang punya ciri khas rambut krebo ini putus asa.

Tanpa mengenal lelah, Syukran terus mencoba dan berusaha mencapai harap. Hingga sekitar November 2018, kopi wine Syukran Bintang menjadi satu-satunya Kopi Wine terbaik dalam sebuah lelang resmi. Kopinya itu kemudian dibeli oleh seorang pengusaha dari Kanada seharga Rp250.000 per kilogram.

“Hingga saat itu, saya teru konsisten memproduksi kopi wine,” ujar Syukran.

Setelah itu, Syukran terus menerus memasarkan kopi wine dengan berbagai upaya, mulai dari jualan dari kafe ke kafe, hingga Kopi wine yang diprosesnya sukses dan berhasil menjadi salah satu kopi wine terbaik di Aceh Tengah.

“Rencananya pada tahun 2020 ini saya akan menanam modal sebesar 250 juta rupiah untuk membuat kopi Wine Terbaik di dataran tinggi Gayo,” tegas Syukran penuh harap.

Editor: Iwan Bahagia

Facebook Comments Box

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button