Bener MeriahEdukasiGAYO

Kopiah, Pendekatan Integrasi Kopi dan Sapi akan Sentuh Desa di Bener Meriah

Penulis: Iwan Bahagia

BENER MERIAH, SUARAGAYO.Com – program pendekatan Integrasi Kopi dan Sapi Bener Meriah (Kopiah) menjadi salah satu program terbaru dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Bener Meriah dengan LSM Kompak.

Ide dasar Program Kopiah adalah saling-silang manfaat antara petani kopi dengan peternak sapi. Saling silang itu berupa Limbah kopi beripa kulit dan ampas, yang misalnya bisa diolah untuk pakan sapi.

Sementara dari peternakan sapi akan mengolah kotoran sapi itu untuk dimanfaatkan jadi pupuk kopi. Program ini ujung tombak pelakunya adalah BUMK masing-masing desa.

Agar mewujudkan program ini berjalan seperti harapan, DPMK Bener Meriah kerjasama LSM Kompak mengadakan Lokakarya Penguatan Kapasitas Pengurus BUMK Bener Meriah di Gedung Empu Beru selama 2 hari, yaitu 29-30 April 2021.

Pada lokakarya tersebut diundang tiga desa sebagai pilot projek program Kopiah, yaitu Kampung Cemparam Jaya, Kampung Wih Resap, Kecamatan Mesidah. Begitu pula dengan Kampung Pilar Jaya, Kecamatan Bukit.

Kasi Pengembangan Usaha dan Ekonomi Kampung, Kasferi Aswandi mengatakan bahwa dipilihnya tiga desa tersebut karena kesediaan berinteraksi bekerja sama dengan baik para pengurus BUMK, perangkat desa, dan juga pihak kecamatan.

Para pelaku ini berkomitmen dan bersedia menyertai modal desa untuk program Kopiah.

“Modal ini dipakai untuk membeli bibit, kandang peternakan, dan lain-lain. Hasil dari program ini untuk desa setempat juga. Kami hanya memfasilitasi,” kata Kasferi seusai acara lokakarya tersebut bersama Sekcam Mesidah Andi Sahputra.

Ia menambahkan, ide, dan perencanaan program Kopiah sebenarnya sudah mulai disosialisasikan ke desa-desa pada akhir tahun 2019. Akan tetapi, pandemi program Covid-19 Kopiah pada. Lalu mulai Januari 2021 program ide Kopiah mulai dihidupkan lagi dengan mengadakan pertemuan-pertemuan dengan sejumlah desa yang akan hadir.

“Pada tahun 2021 ini program Kopiah akan kami terapkan. Kami mulai dengan bikin lokakarya untuk meningkatkan SDM BUMK desa pekerja yang sudah berlangsung pada hari ini. Lalu, dalam waktu dekat, kita langsung menjalankan program Kopiah di tiga desa tersebut,” terang Kasferi.

Ia berharap BUMK ketiga desa ini menjalankan program Kopiah. Keberhasilan menjalankan program Kopiah akan berdampak positif bagi peningkatan ekonomi masyarakat di kampung setempat.

“Keberhasilan ketiga BUMK desa ini nantinya akan menjadi contoh dan rujukan bagi desa-desa lain untuk menjalankan program Kopiah,” tutup Kasferi. ***

Facebook Comments Box

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button