Bener MeriahGAYO

Ledakan Kasus Covid-19 di Bener Meriah: Kontak Erat di Swab, Sarkawi Himbau Pesta Pernikahan Tanpa Hiburan

Penulis: Iwan Bahagia

BENER MERIAH SUARAGAYO.com – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bener Meriah, melakukan pengambilan spesimen Swab terhadap 101 warga di daerah itu, Senin (28/9/2020).

Mereka yang diambil spesimen oleh tenaga medis adalah warga yang kontak erat pasien konfirmasi positif Covid-19 yang diumumkan baru-baru ini.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bener Meriah Khalisuddin, Senin (28/9/2020)

“Pengambilan spesimen Swab dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muyang Kute dengan total 74 sampel dan Polres Bener Meriah dengan total 27 Sampel, pada Senin, 28 September 2020,” kata Khalis.

Dijelaskan, mereka yang mengikuti test SWAB di RSUD Munyang Kute adalah Ketua DPRK beserta beberapa anggota dewan.

Berikutnya Sekretaris Dewan, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Bener Meriah, dan para pimpinan SKPK setempat, dan beberapa pejabat eselon Ii dan II di lingkungan Pemkab Bener Meriah.

Sedangkan pengambilan spesimen Swab yang dilaksanakan di Polres Bener Meriah diikuti oleh jajaran Polres Bener Meriah.

Dari total sampel tersebut 16 sampel dikirm ke Laboratorium Unsyiah. Hasil pemeriksaan itu akan dilaporkan dalam 2-3 hari kedepan.

Sedangkan sisanya akan dikirimkan ke Balitbangkes Aceh dan akan diterima hasilnya pada 7-10 hari kedepan.

“Pengambilan spesimen untuk uji Swab ini dilakukan untuk melihat bagaimana keterpaparan dari pasien konfirmasi positif Covid-19 terhadap kontak eratnya,”

Selama menunggu hasil SWAB ini lanjut Khalis, Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bener Meriah menghimbau kepada seluruh kontak erat baik yang telah dilakukan pemeriksaan Swab atau belum untuk menjalankan isolasi mandiri secara ketat.

“Pada prinsipnya dalam kondisi seperti ini rasa “takut menularkan,” Covid-19 harus kita tanamkan di dalam diri kita semua sehingga kita lebih disiplin dalam menerapkan protokol pencegahan Covid-19. Ini adalah kunci untuk mencegah penularan Covid-19,” tutup Khalis.

Ia juga menyampaikan, per 28 September ada penambahan 2 kasus konfirmasi positif Covid-19 yang baru. Kedua warga Bener Meriah itu beralamat di Kecamatan Wih Pesam.

“Dengan demikian sampai dengan saat ini sudah terdapat 56 pasien konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bener Meriah dan yang sedang menjalani perawatan berjumlah 11 orang,” ungkap Khalisuddin.

Sarkawi himbau pesta pernikahan tanpa hiburan

Sementara itu, Bupati Bener Meriah, Tgk H Sarkawi menyatakan keprihatinannya soal ledakan kasus penyebaran Covid-19 dalam beberapa hari ini.

“Memperhatikan perkembangan penularan Covid-19 untuk saat ini. Maka saya imbau kepada masyarakat yang akan melaksanakan pesta pernikahan atau yang sejenisnya agar menghindari pelanggaran protokol kesehatan,” kata Khalis menirukan ucapan Sarkawi.

Warga Bener Meriah juga diminta membatasi acara, membatasi undangan dan menggunakan masker.

“Untuk sementara saat ini agar tidak menggunakan hiburan dulu sampai situasi stabil lagi. Semua kita berkewajiban untuk mengendalikan penularan covid-19,” ucap Khalis, mengulang pernyataan tegas Sarkawi.

Facebook Comments Box

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button