GAYOHukumTakengon

LEPPAMI HMI Cabang Takengon Minta Polisi Usut Penyebab Terbakarnya 15 Hektare Hutan di Bergang Karang Ampar

Penulis: Iwan Bahagia

 

TAKENGON, SUARAGAYO.Com – Lembaga Pariwisata dan Pencinta Alam HMI (LEPPAMI) HMI Cabang Takengon, menyoroti kebakaran yang melanda Bergang, karang Ampar, Kecamatan Ketol, kabupaten Aceh Tengah.

Bahkan lembaga itu meminta pihak kepolisian mengungkap dugaan kesengajaan terkait terbakarnya sekitar 15 hektare hutan dan lahan yang berada di kawasan Karang Ampar.

Hal itu dikatakan Direktur Lembaga Pariwisata dan Pecinta Alam HMI (LEPPAMI ) Cabang Takengon, Ana Fitri, kepada Suaragayo.com, Minggu (26/9/2021).

Ia meminta pihak kepolisian mengungkap dugaan kesengajaan terkait pembakaran hutan yang berada di kawasan Bergang Karang Ampar.

“Jangan sampai pembakaran hutan disengaja untuk pembukaan lahan perkebunan, apalagi diduga pembakaran hutan yang berada di Karang Ampar termasuk hutan lindung,” kata Ana fitri Minggu (26/9/2021).

Pihaknya berharap Polres Aceh Tengah mengusut tuntas pelaku pembakaran tersebut, mengingat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2004 tentang Perkebunan. Pasal 48 ayat (1) uU itu menyatakan, setiap orang yang dengan sengaja membuka dan/atau mengolah lahan dengan cara pembakaran yang berakibat terjadinya pencemaran dan kerusakan fungsi lingkungan hidup sebagaimana dimaksud dalam Pasal 26, diancam dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling banyak Rp 10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah).

Ana Fitri nengungkapkan, kejadian mulai dari penyebab, pelaku serta motif maraknya kebakaran lahan di wilayah Aceh Tengah termasuk Karang Ampar harus dilakukan.

Hal itu selain sebagai langkah antisipasi dan penanganan juga sebagai bentuk kepastian hukum terhadap kejadian yang dampaknya berimbas pada masyarakat luas.

“Ketegasan aparat sangat diperlukan untuk memberikan efek jera serta untuk mencegah tindakan serupa yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertangungjawab,” pungkas Ana.

Facebook Comments Box

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button