Bener MeriahGAYO

Mengenal SITPC-19, Aplikasi Pendukung Penanganan Covid-19 di Bener Meriah

Penulis: Iwan Bahagia

BENER MERIAH, SUARAGAYO.Com – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Bener Meriah, Aceh, mekuncurkan Aplikasi Sistem Informasi Terpadu Penanganan Covid-19 (SITPC-19) di aula Dinas Kesehatan setempat, Kamis (3/12/2020).

Kegiatan launching tersebut kemudian dilanjutkan training penggunaan aplikasi yang diikuti oleh surveilence yang berasal 13 puskesmas, RSUD Muyang Kute serta Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bener Meriah.

Apa itu SITPC-19?

Ketua Tim Ahli Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bener Meriah, yang juga Ketua Tim Pengembang Aplikasi, Rizki Wan Okta Bina menjelaskan bahwa SITPC-19 adalah Digitalisasi proses pendataan konsep Tracking, Testing, Treatment dan Monitoring (3 T + M) Penanganan Covid-19 di Kabupaten Bener Meriah.

“Saat ini proses 3T+M dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Bener Meriah masih dilakukan secara manual,” jelas pria yang akrab disapa Kiki tersebut, melalui siaran pers yang diterima Suaragayo.com

Pengembangan Sistem Informasi Surveilence Covid-19 (SITPC-19) Kabupaten Bener Meriah oleh Satgas Penanganan Covid 19 difasilitasi oleh Dinas Kesehatan dan Dinas Kominfo bertujuan untuk membangun keterpaduan dan kesatuan data dan informasi penanganan Covid-19 di Kabupaten Bener Meriah berbasis realtime data.

Lebih jauh dijelaskan, SITPC-19 merupakan sistem informasi berbasis website dan mobile aplikasi yang akan digunakan oleh Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bener Meriah dengan memanfaatkan Sistem Informasi Desa (SID) Kabupaten Bener Meriah.

Dengan adanya SITP-C19 diharapkan dapat mempermudah pengumpulan, pengelolaan dan pelaporan data penanganan Covid-19 di Kabupaten Bener Meriah.

“Adapun fitur yang tersedia dalam aplikasi ini menu Tracking, Testing, Penanganan, Monitoring, pelaporan serta administrasi surat menyurat,” tutup Rizki Wan Oktabina.

Update data pasien konfirmasi Positif Covid-19 sampai dengan 3 Desember 2020 berjumlah 164 orang dengan rincian sembuh 120 oranh, isolasi mandiri 32 orang, dirawat 4 orang dan meninggal 8 orang.

Facebook Comments Box

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button