EdukasiGAYOTakengon

Mulai 9 Oktober, Warga Aceh Tengah yang Tak Pakai Masker akan Diberi “Sanksi” Langsung di Lokasi

Suasana rapid test terhadap warga yang tidak mengenakan masker, Jumat (9/10/2020).


Penulis: Iwan Bahagia

TAKENGON, SUARAGAYO.Com – Masyarakat Aceh Tengah yang abai mengenakan masker, akan mendapat “sanksi” dari Satgas Covid-19 Aceh Tengah. Bahkan “sanksi” itu akan langsung diberikan di lokasi tempat ditemukannya seorang warga tidak memakai masker.

Seperti dijelaskan Juru Bicara Satgas Covid-19 Aceh Tengah, dr Yunasri, saat dihubungi Suaragayo.com, Jumat (9/20/2020), penerapan “sanksi” itu akan dilakukan pada Tanggal 9-13 Oktober 2020, dan dipimpin langsung oleh Kapolres Aceh Tengah, AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat S IK.

“Dibawah pimpinan Kapolres Aceh Tengah, bekerjasama dengan beberapa instansi termasuk Dinas Kesehatan, kita akan lakukan rapid test langsung kepada seorang warga yang tidak mengenakan masker. Ini dilakukan dalam razia masker yang akan dilakukan oleh Satgas Covid-19 Aceh Tengah,” kata dr Yunasri.

Kegiatan itu lanjut dia, sudah dimulai pada Jumat pagi di komplek Pasar Inpres, Takengon, Aceh Tengah. Satgas menerjunkan puluhan personel gabungan dari Polres, Satpol PP, Dinkes Aceh Tengah.

Berdasarkan hasil razia masjer pada hari pertama, pelanggar protocol kesehatan yang tidak mengenakan masker berjumlah 46 orang, dengan hasil rapid test non-reaktif.

“Teknisnya, petugas keamanan membawa petugas yang tidak mengenakan masker, lalu dicatat dan kemudian di rapid test langsung,” ujar Yunasri.

Selama ini lanjut Yunasri, pihaknya terus melakukan upaya penegakkan protokol kesehatan di Aceh Tengah untuk menekan angka positif Covid-19 yang terus meningkat hingga saat ini. Namun upaya itu belum begitu berhasil, karena masih banyak warga yang tidak patuh terhadap wabah yang masih membahayakan dunia itu.

Razia Masker ucap Yunasri, sebagai salah satu upaya untuk mengetahui bagaimana kondisi masyarakat dilapangan, sekaligus melakukan pelacakan terhadap masyarakat.

“Ini juga menjadi bagian dari screening Covid-19 terhadap masyarakat dan lingkungan maupun tempat keramaian,” pungkas Yunasri.

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button