EkonomiGAYOTakengon

Nenas Pegasing, Penopang Hidup Ditengah Pandemi

Penulis: Rahma Gustia

TAKENGON, SUARAGAYO.Com – Dataran tinggi membuat sejumlah petani menanam buah nenas. Tumbuhan ini subur di sejumlah daerah di perbukitan.

Salah satunya, Inen Iwan (46), petani di Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah. Sejak suaminya meninggal dunia, ibu empat anak ini menggantungkan hidupnya dari hasil jualan buah nenas.

“Alhamdulillah selama pandemi penghasilan nanas tidak pernah menurun. Asal ingin berusaha Insya Allah rezeki kita lancar”, ucap Inen Iwan kepada Suaragayo.com,Sabtu (9/12/2020).

Wanita paruh baya ini memiliki kebun seluas satu hektare. Separuhnya ditanami nenas.

“Sekarang saya jual dua atau tiga nenas ukuran kecil seharga Rp 10.000. Paling mahal itu Rp 25.000 per buah. Tergantung besar atau kecil buah nenasnya,” sebutnya.

Dalam sepekan dia meraup untung Rp 1 juta. Bisnis ini juga tidak terdampak pandemi virus Corona atau Covid-19 yang sedang mewabah di tanah air.

“Ini bisnis yang stabil. Sejauh buahnya bagus, ada saja pembeli. Tidak terpengaruh juga dengan pandemi corona yang sedang terjadi,” pungkasnya.

 

Facebook Comments Box

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button