3

Padamkan Api Ditengah Hutan, Babinsa di Gayo Lues Harus Susuri Sungai Bebatuan

Penulis: Iwan Bahagia

GAYO LUES, SUARAGAYO.Com – Babinsa Koramil 02/Rikit Gaib Kodim 0113/Gayo Lues dan sejumlah masyarakat harus melalui tepian sungai dan bebatuan selama dua jam lebih untuk mencapai ke titik api kebakaran lahan hutan pinus, di Pegunungan Desa Lukup Baru, Kecamatan Rikit Gaib, Kabupaten Gayo Lues, Jum’at (05/3/2021).

Komandan Kodim (Dandim) 0113/Gayo Lues Letkol Inf Yudhi Hendro Prastyo mengatakan, TNI saat ini menggunakan Aplikasi Lapan guna memantau kebakaran hutan dan lahan di seluruh wilayah Republik Indonesia, khususnya hutan dan lahan di Wilayah Kabupaten Gayo Lues.

Dandim mengatakan, pada Pukul 13.50 WIB, Babinsa dari Kodim 0113/Gayo Lues bersama masyarakat dan pihak dari PT. Kencana sebanyak 30 Orang melakukan pencarian titik api yang terdekteksi dari aplikasi.

Selama dua jam menempuh aliran sungai dibawah pegunungan, tenyata benar terjadi kebakaran hutan pinus di pergunungan seluas 2,5 hektar.

Dengan menggunakan peralatan berupa alat semprot gendong dan kayu ranting, tim gabungan melakukan pemadaman titik api. Pada Pukul 16.50 WIB api yang meluas diantara lereng pegunungan tersebut berhasil dipadamkan.

“Kebakaran hutan pinus seluas 2,5 hektar di Pegunungan Desa Lukup Baru, Kecamatan Rikit Gaib, Kabupaten Gayo Lues belum diketahui apakah dibakar atau penyebab lainnya.

Api diduga berasal dari warga yang berburu ke hutan, kemudian membuang puntung rokok sembarangan dan memicu penyebab terjadinya kebakaran hutan di areal tersebut.

“Saat ini di wilayah Kabupaten Gayo Lues memasuki musim kemarau, jadi bara api puntung rokok pun bisa cepat menyala dan merembet luas,” terang Letkol Inf Yudhi Hendro Prastyo.

Ia menginstruksikan kepada para Babinsa di tempat tugasnya masing-masing untuk melakukan sosialisasi dan menghimbau kepada masyarakat upaya pencegahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan agar tidak terus terulang.

Facebook Comments Box

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button