Bener MeriahGAYOHukum

Pasca Ditabrak Mobil Pemberdayaan Anak, Pengemudi Scoopy Alami Patah Tulang Paha dan Kaki, Anak Luka di Kepala

Penulis: Iwan Bahagia

BENER MERIAH, SUARAGAYO.Com – Pasca tabrakan antara mobil milik Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (PPPA dan KB) Bener Meriah dengan satu unit sepeda motor jenis scoopy yang terjadi diperbatasan antara Kecamatan Bandar-Bener Kelipah, Bener Meriah, Aceh, Rabu (24/3/2021), masih menyisakan cerita.

Sebab, seorang ibu bernama Suryati (35) dan anaknya Nadila Isma (3) mengalami luka dibagian kepala.

“Suryati memgalami faktur femur dan tibia fibula kanan,” kata Kepala RSU Muyang Kute, dr Sritabahhati, saat dikonfirmasi Suaragayo.com, Rabu (24/3/2021).

Kepala RSUD Muyang Kute, Sritabahhati.

Faktur femur dalam berbagai literatur medis diartikan patah, retak atau himpitan tulang paha, terkadang disebut patah tulang pinggul.

Menurut Sritabahhati, anak Suryati juga telah mendapatkan perawatan medis di RSU Muyang Kute, berupa beberapa jahitan di luka robek pada bagian kepala.

Dilanjutkan Sritabahhati, awalnya Suryati akan dirujuk ke RSU di Bireuen, namun setelah melalui pertimbangan, pihaknya merujuk pasien ke RSU Datu Beru untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah mobil Grandmax milik Dinas PPPA dan KB diduga mengalami rem blong dan menabrak sepeda motor jenis scoopy yang sedang dikendarai seorang ibu yang sedang membonceng anaknya, sekitar Pukul 12.00 WIB, Rabu (24/3/2021).

Beberapa orang terluka pasca kejadian, termasuk pengemudi Scoopy dan anaknya.

Mobil tersebut memiliki Nomor Polisi BL 209 Y, sedangkan sepeda momor memiliki nomor plat BL 4555 ZAL.

Facebook Comments Box

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button