AcehGAYOTakengon

Pasca Kasus Melahirkan di Tengah Jalan, Aktivis Bener Meriah: Pembangunan Infrastruktur Adalah Hak

Penulis: Iwan Bahagia

BENER MERIAH, SUARAGAYO.Com – Pembangunan infrastruktur yang lamban di wilayah pedalaman Bener Meriah, menjadikan berbagai kasus yang menyedihkan kerap terjadi, contohnya di Kecamatan Syiah Utama, Kabupaten Bener Meriah, Aceh.

Hal itu menjadi sorotan aktivis asal kecamatan Syiah Utama, Sadra Munawar.

Menurut Sadra, berbagai alasan pemerintah terkait pembangunan itu menjadikan kawasan Samar Kilang masih tertinggal, sehingga kasus seperti seorang perempuan yang melahirkan di tengah jalan raya.

Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) itu juga menyesalkan terjadinya peristiwa yang dianggap miris tersebut, karena nyaris merenggut nyawa dua manusia itu.

“Pertama, kita tentu saja menyesalkan pihak terkait dengan berlama-lama memperbaiki infrastruktur menuju wilayah kami,” kata Sadra Munawar, kepada Suaragayo.com, Jumat (30/10/2020).

Pembangunan di Samar Kilang jelas Sadra, merupakan hak warga dalam mendapatkan infrastruktur yang layak dan hak pelayanan diberbagai sektor.

“Kemudian kita-kan memahami Pembangunan dan pelayanan adalah hak bagi semua masyarakat, maka tidak ada alasan untuk tidak memenuhi hak masyarakat tersebut,” sebut Sadra.

Belum lagi masalah infrastruktur warga Samar Kilang yang berpengaruh terhadap ekonomi, utamanya hasil pertanian. Sebab akses transportasi yang diperoleh juga jauh dari kata layak.

“Jika kita bicara kendala, maka salah satu terhambatnya pelayanan prima itu adalah Infrastruktur, kemudian sulit nya mengeluarkan hasil tani dan perkebunan,” pungkas Sadra.

Seperti diketahui, baru-baru ini warga Aceh umumnya dikejutkan dengan informasi seorang perempuan yang melahirkan ditengah jalan yang belum beraspal, tepatnya di kawasan Pucuk Nuning, Samar Kilang, Kecamatan Syiah Utama.

Pasien tersebut sempat mengalami pecah ketuban pada Pukul 02.00 WIB dini hari, yang mengharuskannya dirujuk ke RS Muyang Kute. Namun dalam perjalanan dengan ambulance, sekitar Pukul 09.00 WIB pagi perempuan yang sedang hamil anak ketiga itu harus rela menjalani proses persalinan dijalan Samar Kilang-Pondok Baru.

Beruntung seorang bidan kampung atau seorang dukun beranak yang bekerjasama dengan bidan desa berhasil menyelamatkan ibu dan bayi yang dikandungnya. Pasien ini akhirnya kembali ke Puskesmas Samar Kilang untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Facebook Comments Box

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button