Bener MeriahGAYOHukum

Pasca Pembunuhan Tergolong Sadis di Bener Meriah, Pria Berinisial JM Ditangkap Polisi

Penulis: Iwan Bahagia

BENER MERIAH, SUARAGAYO.Com – Personel Satreskrim Polres Bener Meriah telah menahan JM (49), seorang warga Bener Meriah yang menghabisi nyawa korban berinisial H (45) di Kampung Tembolon, Syiah Utama, Bener Meriah, Aceh.

“Polres Bener Meruah sudah mengamankan satu orang berinisial JM (49), warga Bener Meriah yang diduga ada kaitannya dengan kematian korban,” kata Kasubag Humas Polres Bener Meriah, Jufrizal melalui siaran pers yang ditujukan kepada awak media, Kamis (8/2/2021).

Suasana evakuasi jenazah H (49), yang diduga dibunuh di kawasan Tembolon, Bener Meriah. (Dok. Humas Polres Bener Meriah).

Polisi di daerah itu sudah membentuk tim untuk melakukan pengembangan terhadap kasus pembunuhan yang terjadi beberapa hari yang lalu.

Jenazah H, warga Aceh Utara itu telah di evakuasi, dan titik penemuan jenazah berada di Dusun Blang Terujak, Kampung Tembolon, Kecamatan Syiah Utama, Kabupaten Bener Meriah, Rabu sore (17/2/2021).

Lokasi Tergolong Sulit

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Bener Meriah, Jufrizal menyebutkan, evakuasi terhadap jenazah korban tergolong sulit, sebab posisi mayat tersebut berada di tepi jurang dengan kedalaan kurang lebih 30 meter.

“Mayat tersebut dibawa dengan cara ditandu perlahan-lahan mengitari pegunungan dan perkebunan masyarakat yang dipenuhi rumput ilalang yang tinggi. Kondisi korban pada saat ditemukan dalam keadaan sudah terbakar,” jelas Jufrizal.

Jenazah H baru berhasil dievakuasi sekitar Pukul 17:10 WIB. Setelah itu dibawa dengab ambulance ke RSU Muyang Kute dan akan dilakukan proses Otopsi.

Sebelumnya Polres Bener Meriah telah menerima laporan masyarakat tentang kehilangan anggota keluarga yang berinisial “H” (47) yang merupakan warga kabupaten Aceh Utara.

Kerabat Minta Keadilan

Seperti diberitakan kemarin, seorang warga Aceh Utara bernama Fadli, mengungkapkan kematian salah satu anggota keluarganya ymg tidak ada kabar sejak 12 Februari 2021 malam.

Korban yang merupakan pedagang keliling dengan mobil Pikap itu diketahui mampir di salah satu rumah warga di Kecamatan Syiah Utama.

Namun pada sore hari, Fadli menyebutkan bahwa korban ditelepon oleh seseorang untuk bertemu. Setelah korban pergi, seorang pria singgah ke rumah itu dan meminta kunci mobil kepada empunya rumah.

Merasa tidak curiga, pemilik rumah menyerahkan kunci, dan mobil Pikap milik korban yang semula diparkirkan di sekitar rumah itu, langsung dibawa oleh pria tersebut.

Hingga malam hari, korban tidak kembali ke rumah tempat ia beristirahat. Pemilik rumah dan keluarga di Aceh Utara, tak berhasil menghubungi korban.

Keluarga korban kemudian datang ke Syiah Utama, lalu mencari korban, namun tak ketemu.

Akhirnya keluarga langsung melapor ke Mapolres Bener Meriah.

Belakangan, Rabu 17 Februari, jenazah korban ditemukan di Tembolon, Kecamatan Syiah Utama.

Menurut Fadli, berdasarkan informasinl yang diperolehnya, korban diduga dibunuh, dibuang ke jurang kemudian dibakar

Hal itu diketahui setelah seorang diduga pelaku ditangkap polisi.

Keluarga Minta Keadilan

Terkait kasus pembunuhan ini, Fadli yang tak lain adalah sepupu korban, meminta polisi bertindak adil, karena korban telah kehilangan nyawa secara sadis.

“Kami minta keadilan, kami minta pelaku dihukum seberat-beratnya,” tegas Fadli.

Facebook Comments Box

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button