Bener MeriahGAYOHukum

Pelaku Penikaman di RSU Muyang Kute Alami Anemia, Korban Pasien Sesak Nafas

Penulis: Iwan Bahagia

 

  1. BENER MERIAH, SUARAGAYO.Com – Pelaku penikaman sesama pasien di RSU Muyang Kute, AS, didiagnosa sedang mengalami anemia.

    Hal itu dijelaskan Kepala RSU Kuyang Kute, dr Sri Tabahhati, saat dihubungi Suaragayo.com, Jumat (31/12/2021).

    “AS merupakan pasien yang dirawat karena anemia, sedangkan korban dirawat karena mengalami sesak nafas,” kata Tabahhati.

    Menurutnya, AS sudah mendapatkan perawatan selama beberapa hari di Ruang Penyakit Dalam RSU Muyang Kute, oleh karena itu keluarga datang membawa buah.

    “Kalau dari keterangan keluarga dan staf rumah sakit, karena sudah beberapa hari mendapat perawatan, keluarga bawa buah dan pisau untuk memotongnya,” ujar Tabahhati.

Sebilah pisau yang digunakan itu sebutnya, diduga menjadi alat yang digunakan AS untuk menikam Sunartik beserta anaknya.

“Kita sudah punya formulir General Consent (GS) yang diteken oleh keluarga sebelum pasien dirawat, diantaranya dilarang membawa senjata api, senjata tajam atau barang yang membahayakan pasien, keluarga pasien dan staf rumah sakit,” jelas Tabahhati.

Seperti diberitakan sebelumnya, AS yang sedang dirawat di Ruang Penyakit Dalam RSU Muyang Kute tiba-tiba menyerang Zohari, anak dari pasien bernama Sunartik, yang berada diruang yang sama. Peristiwa terjadi, Kamis (30/12/2021) sekitar Pukul 01.30 WIB dini hari.

Berdasarkan keterangan tertulis Kasi Humas Polres Bener Meriah, AS tiba-tiba bangun seperti mencari sesuatu pada pagi itu. Secara tiba-tiba AS menyerang Zohari dengan menggunakan tiang infus pada pagian punggungnya sebanyak tiga kali.

Melihat itu, Sunartik bangun dan berusaha mencegah anaknya, Zohari diserang oleh AS. Malang, malah Sunartik yang ditusuk pada bagian punggungnya hingga mengalami pendarahan.

Sunartik kemudian dibawa ke ruang UGD, namun nyawanya tak tertolong.

Facebook Comments Box

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button