GAYOPolitikTakengon

Pemilihan Reje Kampung Simpang Empat Aceh Tengah: 39 Surat Suara Masih Misteri

Penulis: Iwan Bahagia

TAKENGON, SUARAGAYO.Com – Pemilihan Reje Kampung Simpang Empat, Kecamatan Bebesen Aceh Tengah, yang digelar Sabtu (12/12/2020), menuai masalah.

Sebab, enam Calon Reje mempertanyakan kinerja Panitia Pemilihan Reje (P2R) Kampung Simpang Empat yang dianggap tidak profesional dalam melaksanakan proses pemilihan Reje yang setara dengan Kepala Desa di kampung itu.

Salah seorang Calon yang mengkritik panitia pemihan adalah Konadi Wan Prala.

Konadi menganggap, sejak saat memasuki jadwal pencoblosan, panitia sudah tidak menjalankan tugas dengan benar.

“Misalnya saja daftar hadir pemilih yang tidak dibuat oleh panitia. Akibat itu, panitia berulang kali memanggil, padahal sudah mencoblos,” kata Konadi.

Berikutnya, tidak ada penghitungan kertas suara yang dilakukan P2R. Persoalan yang muncul setelah itu, jumlah surat suara pasti menjadi tidak jelas.

Pihaknya mendengar ada 2000 surat suara yang disediakan oleh P2R, namun usai pemilihan, jumlam tersebut tidak mencapai seperti yang disampaikan.

“Jumlah surat suara awalnya 2000, suara sah 1161 ditambah kertas suara rusak sebanyak 5 buah. Setelah dikurangi surat suara yang 2000 tadi, harusnya tersisa 834. Faktanya hanya 795 surat suara yang tersisa. Kemana 39 lagi?” Lanjut Konadi yang juga alumni Teknik Informatika Universitas Gajah Putih itu.

Konadi menyebut, sempat terjadi kekisruhan antara sejumlah Calon Reje dan P2R Kampung Simpang Empat usai pemilihan berlangsung. Namun pertanyaan P2R menurut Konadi, tidak memberikan jawaban yang memuaskan kepada para pihak yang komplain dengan cara kerja panitia.

Akhirnya, sisa surat suara kini diamankan di Polsek Bebesen untuk menunggu sengketa selesai.

Sejumlah kandidat Reje Kampung ungkap Konadi, hingga mempertanyakan perihal persoalan dimaksud kepada P2R.

“Kami sedang pertimbangkan langkah hukum terkait persoalan ini. Kita profesional, kita kecewa dengan hasil kerja panitia, bukan kepada unsur pribadi mana pun,” pungkas Konadi.

 

Facebook Comments Box

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button