GAYOTakengonTravel

Rencana Pengembangan Pariwisata Bersama UGP dan UTU, Reje Kampung Waq Toweren: Kami Siap…

Penulis: Iwan Bahagia

TAKENGON, SUARAGAYO.Com – Reje Kampung Toweren Waq, Sadri MA, menyambut baik rencana Universitas Gajah Putih (UGP) Takengon dan Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh yang akan bekerjasama dalam sektor kepariwisataan di kampung tersebut.

Pertemuan antara sejumlah pihak bersama perangkat kampung Owaq Toweren yang membahas rencana pengembangan sektor pariwisata di Kampung Toweren. (Foto:Iwan Bahagia)

Hal itu diungkapkan Sadri saat menerima rombongan UGP yang dipimpin langsung oleh Aliyin S Hut MP, yang merupakan rektor UGP. Sementara pihak UTU dikomandoi oleh salah seorang dekan yang pernah mengambil studi di Perancis, Dr Alfizar DAA.

Pada pertemuan yang berlangsung sederhana di Kala Toweren itu, Minggu (24/1/2020), seorang putra Gayo yang lama bekerja dalam dunia kepawisataaan di pulau dewata, Win Wan Nur juga hadir bersama salah seorang jurnalis di Gayo, Iwan Bahagia.

Masing-masing pimpinan rombongan, menyampaikan berbagai ide terkait rencana kerja dari setiap kampus yang akan terlibat dengan masyarakat Toweren.

Jika Alfizar dari UTU yang juga Wakil Rektor I Bidang Akademik menjelaskan tentang rencana pemanfaatan eceng gondok sebagai pupuk kompos serta ide lain terkait sumber daya alam dan sumberdaya manusia, Aliyin dari UGP bicara tentang penguatan kapasitas warga dalam dunia pertanian dan teknologi.

Baik Aliyin dan Alfizar, sama-sama juga menyampaikan soal aktivitas “Merdeka Belajar” yang menjadi gerakan baru di dunia akademik. Keduanya juga menyinggung soal keterlibatan mahasiswa dalam penguatan SDM serta eksplorasi SDA untuk pengembangan desa dalam berbagai sektor.

Sementara Win Wan Nur memaparkan potensi Waq Toweren untuk terlibat dalam pemajuan kepariwisataan di Aceh Tengah, serta menyampaikan pentingnya penguatan adat budaya atau kearifan lokal masyarakat Gayo di Toweren yang dipandang dapat menjadi hal yang menarik dalam pengembangan wisata di kampung itu. Disamping ide lain terkait pengembangan kepariwisataan di Waq Toweren.

Putra asal Isaq Kecamatan Linge tersebut juga menekankan agar gairah pariwisata dapat dimulai dari tingkat kampung.

Berikutnya Iwan Bahagia yang menjadi moderator pada pertemuan tersebut ikut mendiskusikan tentang berbagai event di level kampung yang bisa menjadi daya tarik wisatawan dari wilayah Takengon maupun dari luar daerah. Serta peran media dalam setiap kegiatan pariwisata.

Setelah mendengarkan pemaparan, Sadri yang didampingi petue dan dua tokoh Rakyat Genap Mupakat (RGM) Kampung Waq Toweren langsung merespon baik berbagai ide yang muncul dalam pertemuan itu.

“Berijin (Terima kasih), kami tidak bisa berkata apapun. Beberapa dari ide yang disampaikan di forum ini sebenarnya sesuai dengan keinginan kami dari dulu,”

“Namun karena sudah ada pihak kampus dan beberapa orang yang mendukung, membuat kami harus mempersiapkan diri. Dengan ini kami menyatakan diri siap bekerjasama,” ucap Sadri kala itu.

Sadri bahkan akan segera membicarakan hal tersebut di tingkat kampung, karena keputusan harus mendapatkan restu para pihak di Kampung Waq Toweren.

“Kami yakin masyarakat menerima. Namun izinkan kami untuk bermusyawarah terlebih dahulu,” ungkap Sadri.

Facebook Comments Box

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button