EkonomiGAYOTakengon

Pengrajin Tempe di Gayo Mengeluh, Ini Sebabnya…

Penulis: Desi Mentari

TAKENGON, SUARAGAYO.Com – Pengrajin tempe di Kabupaten Aceh Tengah mengeluh karena harga kacang kedelain melambung tinggi.

Meski begitu, mereka tetap tidak menaikan harga jual atau merubah ukuran bungkus tempe.

Salah seorang pedagang tempe, Dialah Samsiah, kepada Suaragayo.com, Rabu (9/12/2020) menyebutkan, dalam sehari Samsiah bisa meraup untuk Rp 100.000.

Jika harga tempe murah, maka untung bisa lebih besar mencapai Rp 150.000 per hari.

Saat ini, harga jual tempe masih Rp 1.000 per bungkus.

“Saya tidak menaikan harga jual. Walau untung jadi lebih kecil,” pungkas Samsiah.

Editor : Aman Dimas

Facebook Comments Box

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button