GAYOHukumTakengon

Perempuan yang Melawan Petugas saat Razia Masker di Takengon ternyata Pekerja Laundry, Suami Advokat

Penulis: Iwan bahagia

TAKENGON, SUARAGAYO.com – Seorang perempuan yang nekat melawan personel kepolisian dan Satpol PP dan WH ternyata merupakan seorang pekerja di salah satu lokasi laundry di Aceh Tengah.

“Setelah kita lacak, perempuan ini bekerja disebuah jasa laundry di Takengon,” kata Kabid Trantib Satpol PP dan WH Aceh Tengah Anwar, saat dikonfirmasi Suaragayo,com, Rabu (15/10/2020).

Mengenai pengakuan perempuan itu bahwa suaminya bekerja di Kejaksaan Takengon, pihaknya sudah menanyakan ke pihak kejaksaan, dan pegawai kantor mereka tidak memiliki pegawai yang beristrikan wanita yang viral itu.

“Informasi sementara, suaminya seorang advokat,” jelas Anwar.

Kronologi peristiwa perempuan melawan Petugas Razia Menurut Satpol PP dan WH

Menurut Anwar, peristiwa seorang perempuan melawan petugas gabungan terjadi sekitar Pukul 10.50 WIB pada Selasa 13 Oktober lalu di jalur Simpang Empat, Aceh Tengah.

“Jadi saat itu ada seorang ibu yang pakai sepeda motor, tanpa helm dan tidak mengenakan masker. Minggirlah dia ke pinggir jalan, saat ditanya petugas kenapa ibu gak pakai masker, saat itu tiba-tiba dia langsung melawan semua petugas,” kata ungkap Anwar.

Setelah itu wanita ini langsung mengeluarkan kata-kata tidak pantas terhadap petugas, bahkan berucap dengan nada yang tinggi, sehingga merepotkan menjadi tontonan warga dan merepotkan aktivitas razia.

“Dia tetap duduk di sepeda motor, dia memaki-maki petugas, termasuk kepala Satpol PP,” sebut Anwar.

Setelah peristiwa terjadi, aparat kepolisian langsung membawa perempuan itu didampingi suaminya ke kantor polisi untuk diperiksa lebih lanjut.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close