GAYOHukumTakengon

Polisi di Aceh Tengah Tangkap Tangan Pelaku Pungli yang Catut Nama Dinas Perhubungan

Penulis: Iwan Bahagia

TAKENGON, SUARAGAYO.Com – Seorang pria berinisal SA (55) didapati polisi saat sedang berupaya melakukan pungutan liar (Pungli) di kawasan Kampung Lemah, Aceh Tengah, Aceh, Rabu (13/10/2021).

Pria itu diketahui ber-KTP Kampung Kemili, Kecamatan Bebesen, dan mengaku berasal dari Sumatera Utara.

Polisi menangkap SA setelah melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan Aceh Tengah, terkait laporan warga di media sosial yang mempertanyakan tiket restribusi berologo Dinas Perhubungan setempat.

Kapolsek Bebesen, Ipda Iwan AK membenarkan peristiwa penangkapan SA tersebut.

“Iya benar, pelaku SA Tertangkap Pukul 12.00 WIB, tindak tanduk yang bersangkutan sudah kami intai selama beberapa hari,” kata Ipda Iwan AK, ditemui di Mapolsek Bebesen.

Sebelum menangkap SA, Polsek Bebesen melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan Aceh Tengah, karena laporan masyarakat menyebut dugaan Pungli yang dilakukan SA membawa logo dinas tersebut.

“Berdasarkan informasi sementara, SA mendatangi sejumlah toko, lalu memberikan tanda bukti restribusi mengatasnamakan Dinas Perhubungan Aceh Tengah. Jumlah pungutan bervariasi, mulai dari 35 ribu hingga 50 ribu rupiah. Sa kemudian menerima uang kas setelah disediakan kwitansi,” sebut Iwan AK.

Pelaku mengaku sudah bekerja selama kurang lebih dua bulan.

“Kami menangkap tangan SA sedang beraksi di kawasan Lebe Kadir. Lalu membawanya ke Polsek, kita lakukan  intrograsi, menyita Barang Bukti, termasuk 5 buah KTP, beberapa KTP sama persis dan masih berlaku seumur hidu. Beberapa KTP lama,” ungkap Iwan AK.

Barang bukti lainnya adalah sejumlah bukti tanda terima restribusi berwarna merah jambu dengan logo dan cap stempel Dinas Perhubungan Aceh Tengah.

“Selanjutnya SA bersama barang bukti kami serahkan ke Polres Aceh Tengah untuk di proses,” pungkas Ipda Iwan AK.

Facebook Comments Box

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button