Bener MeriahGAYO

Polisi: IS Menghabisi DS di Bener Meriah untuk Rebut Sepeda Motor, Handphone dan Dompet Korban

Penulis: Iwan Bahagia

TAKENGON, SUARAGAYO.Com – Polisi telah mengungkap motif IS (33), seorang Warga Bener Meriah yang menghabisi nyawa DS (38) pada April 2020 lalu.

Menurut Kasubbag Humas Polres Bener Meriah, Ipda Iwan AK, pelaku melakukan niatnya terhadap DS karena tergiur dengan harta yang dimiliki korban, berupa 1 unit sepeda motor, 1 unit handhone dan dompet yang berisi uang.

“Tersangka melakukan karena ingin merampas sepeda motor, handphone dan dompet korban,” kata Iwan AK, melalui keterangan tertulisnya, Senin (7/12/2020).

Awalnya, korban DS dilaporkan hilang pada April 2020. Polisi kemudian memastikan keberadaan korban di Sumatera Utara, namun korban tidak ditemukan.

Polisi kemudian melakukan pengembangan, sehingga kasus ini mengarah kepada IS, warga Pondok Gajah, Kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah.

Akhirnya, pada awal Desember 2020 korban menangkap IS yang diduga telah menghabisi nyawa DS.

“Korban dipukul pada bagian kepalanya dua kali hingga jatuh tersungkur, kemudian wajah korban di masukkan kedalam baskom berisi air hingga tewas,” jelas Iwan AK.

“Keluarga korban menjawab, sejak bulan April 2020 korban sudah putus kontak dengan keluarga kemudian pihak keluarga membuat laporan pengaduan orang hilang pada tanggal 25 November 2020 di Kepolisian Sektor Bandar Polres Bener Meriah,” kata Iwan AK, Senin (7/12/2020).

Selanjutnya polisi mencari informasi lanjut tentang korban, ternyata ditemukan terkubur sedalam 2 meter dibelakang rumah pelaku.

Menurut Iwan AK, polisi berhasil melakukan penangkapan orang yang diduga pelaku pembunuhan tersebut.

“Dari hasil penyelidikan tim menemukan petunjuk yang mengarah kepada pelaku yang berinisial IS, warga Kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah,” jelas Ipda Iwan AK.

Tim yang di pimpin KBO Reskrim Polres Bener Meriah Ipda Suci melakukan penangkapan terhadap tersangka IS pada hari Jumat (04/12/2020) lalu.

Setelah memastikan korban DS tidak bernyawa, tersangka IS memasukan korban kedalam lubang bekas pembuangan yang dalamnya kurang lebih 2 meter tepat berada di belakang rumah tersangka kemudian menutupnya dengan mengunakan tanah.

Polisi sudah menahan tersangka IS, serta sedang melakukan penggalian lubang tempat jenazah terkubur.

“Pihak kepolisian Resor Bener Meriah saat ini sedang melakukan penggalian lubang yang berada di belakang rumah tersangka untuk memastikan keberadaan korban,” lanjut Iwan.

“TKP penggalian di jaga oleh personil Polres Bener Meriah sembari menunggu tim laboratorium forensik Polda Sumut dan Saksi ahli dari Rumah sakit Zainal Abidin tiba di lokasi untuk melakukan autopsi,” tutup Ipda Iwan AK.

Facebook Comments Box

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button