BudayaGAYOTakengon

PUAN PERSADA Resmi Dikukuhkan, Shabela: Jaga Sembilan Sistem Nilai Budaya Gayo

TAKENGON, SUARAGAYO.Com – Persatuan Perempuan Pelestari Budaya (PUAN PERSADA) periode 2020-2024, resmi dikukuhkan, Senin (23/11/2020).

Pengukuhan dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan, bertempat di Gedung Ummi komplek Pendopo Bupati Aceh Tengah.

Pengukuhan PUAN PERSADA Periode Kerja Tahun 2020-2024, dilakukan berdasarkan hasil Musda PUAN PERSADA Desember 2019 dan Surat Keputusan (SK) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Tengah No. 430/997/Disdik/2020, tertanggal 28 April 2020.

Acara itu dihadiri Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar, Ketua TP-PKK Aceh Tengah Puan Ratna, Ketua MPD Aceh Tengah, Ketua MAA Aceh Tengah, Tokoh adat Ibnu Hajar Laut Tawar, Kadis Pendidikan Drs. Uswatuddin, M.AP, Kadis Sosial Aulia Putra, serta kepala LPP RRI Takengon, Muhsin Zein.

Dalam rilis yang diterima Suaragayo.com dari Humas Pemkab Aceh Tengah, Senin (23/11/2020), Ketua Panitia Pelaksana Pengukuhan Pengurus PUAN PERSADA, Tarmina, dalam laporannya mengatakan, PUAN PERSADA merupakan organisasi perempuan yang beranggotakan para perempuan penggiat pelestarian budaya Gayo.

Tarmina juga menjelaskan, berbagai Organisasi pelestarian budaya Gayo dengan nilai-nilai adat Gayo yang terkandung didalamnya merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

“Kami ingin PUAN PERSADA sebagai motor bagi usaha pelestarian budaya Gayo, dengan dukungan pemerintah dan semua elemen masyarakat, kami berharap budaya Gayo kembali menjadi identitas bagi masayarakat Gayo,” kata Tarmina.

Sementera itu Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar yang juga penasehat PUAN PERSADA dalam sambutan menyampaikan, salah satu yang perlu dilestarikan adalah bahasa Gayo.

“Nge murum-murum kite beteh, sistem nilai budaya Gayo sejelen urum syariet Islam, ara siwah si tersusun antara lain, mukemel, tertib, setie, semayang/ gemasih, mutentu, amanah, genap mupakat, alang tulung berat berbantu dan besikekemelen,” ujar Shabela dalam bahasa Gayo.

Hal itu berarti, “Sudah sama-sama kita ketahui, sistem budaya Gayo sejalan dengan syariat islam, ada sembilan yang tersusun, antara lain terkait malu, ketertiban, setia, kesetiaan, kasih sayang, teratur, amanah, kesepakatan, hal tentang gotong royong, dan menjaga adab”.

Shabela juga mengajak seluruh pengurus PUAN PERSADA agar terus berupaya bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah dan Lembaga Adat maupun Masyarakat untuk memprakarsai kegiatan pelestarian budaya Gayo dimasa yang akan datang.

“Sisiwah ni mujadi tangung jeweb te kin mu jegei dan melestarikan ne, termasuk i was a Organisasi PUAN PERSADA si wan beberapa ketike munaran acara si mendukung pelestarien edet budaya Gayo, buge ku langkah arap ni pe kase, PUAN PERSADA nguk murum-murum Pemerintah Daerah, lembaga edet rum masyarakat terus bekerja dan memprakarsai kegiatan serupa,” terang Bupati.

Artinya, “Yang kesembilan ini menjadi tanggungjawab kita untuk menjaga dan melestarikannya, termasuk di juga pelestarian adat budaya Gayo, semoga ke depan nanti, PUAN persada bersama-sama Pemerintah Daerah, lembaga adat bersama masyarakat terus bekerja dan memprakarsasi kegiatan serupa,”

“Selaku kepala pemerintahan, kami sampaikan ucapan selamat kepada pengurus PUAN PERSADA periode 2020-2024 yang telah dikukuhkan, kami juga sampaikan terima kasih pada pengurus PUAN PERSADA periode sebelumnya,” pungkas Shabela.

Acara pengukuhan pengurus PUAN PERSADA kemudian dilanjutkan dengan Dialog Budaya, bersama para Narasumber, Ibnu Hajar Laut Tawar selaku Tokoh Adat Gayo, Puan Ratna Selaku tokoh Perempuan Gayo serta dari Majelis Adat Gayo.

Editor: Iwan Bahagia

 

Facebook Comments Box

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button