Bener MeriahGAYOKopiPolitik

Reaktif Rapid Test saat Suasana Demontrasi, Hasil Swab Bupati Bener Meriah Negatif

Penulis: Iwan Bahagia

BENER MERIAH, SUARAGAYO.Com – Bupati Bener Meriah dan sejumlah pejabat eselon II dinyatakan negatif Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium Covid-19 dari Balitbangkes Provinsi Aceh yang diterima oleh Satgas Penanganan Covid-19 Kamis, (22/10/2020).

“Alhamdulillah, Pak Bupati beserta Asisten III Suarman, Asisten II Abdul Muis, Kadis Kesehatan dr. Aliyin dan Kabag Humas Hasyimi IB dinyatakan negatif Covid-19, dan mulai besok sudah bisa beraktifitas seperti biasanya” kata Jubir Penanganan Covid-19 Bener Meriah, Khalisuddin, Kamis (11/10/2020).

Berdasarkan laporan hasil laboratorium yang ditandatangani Dr Fahmi Ichwansyah Skp MPH tersebut lanjut Khalis, juga menyertakan 51 laporan nama lainnya dengan penambahan 10 orang terkonfirmasi positif.

Penambahan 10 kasus baru yang terdiri dari domisili Kecamatan Gajah Putih dengan inisial AT (31) dan DW (23), Kecamatan Timang Gajah HF (14), SG (26) dan MD (36), Kecamatan Wih Pesam JS (33) dan SH (39), Kecamatan Bukit RA (29), da Kecamatan Bandar AJ (19) dan IG (52).

Dengan demikian total konfirmasi positif Covid-19 Kabupaten Bener Meriah Kamis, 22 Oktober 2020 total berjumlah 127 orang dengan rincian sembuh 71 orang, dirawat 4 orang, isolasi mandiri 46 orang dan meninggal 6 orang.

Terkait Kabupaten Bener Meriah yang sudah masuk Zona Merah, Pemerintah Kabupaten Bener Meriah melalui Satgas Penanganan Covid-19 terus melakukan upaya pencegahan, pengendalian dan penanganan untuk segera bisa memperbaiki kondisi epidemiologi Covid-19 Kabupaten Bener Meriah.

“Kami tidak bosan menghimbau kepada masyarakat untuk patuh dan disiplin menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan selalu menjaga jarak ketika berada dalam keramaian” kata Jubir STPC-19 Bener Meriah, Khalisuddin mengakhiri keterangan persnya.

Reaktif Rapid Test Saat Massa Berdemontrasi

Sementara itu berdasarkan pantauan Suaragayo.com, Bupati Bener Meriah, Sarkawi, sempat dinyatakan reaktif rapid test saat akan membuka Sidang Paripurna KUA -PPAS di gedung DPRK Aceh Tengah pada 19 Oktober lalu.

Pemeriksaan rapid test dilakukan saat itu di halaman gedung DPRK Aceh Tengah, sebagai prosedur untuk masuk ke ruang sidang dewan.

Sementara di luar pagar dewan kala itu, ratusan warga sedang berdemontrasi memprotes harga kopi yang anjlok, sehingga merugikan masyarakat Bener Meriah yang mayoritas adalah petani kopi.

Hingga saat ini, harga kopi di Dataran Tinggi Gayo memang diketahui sedang mengalami penurunan harga ditengah pandemi Covid-19.

Facebook Comments Box

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button