GAYOTakengon

Rekam Jejak Anggota DPRK Aceh Tengah Nurhidayah, Calon Bupati Perempuan Pertama, Hingga Dua Kali jadi Anggota Dewan PAW

Penulis: Iwan Bahagia

TAKENGON, SUARAGAYO.Com – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Tengah, baru saja melantik Nurhidayah, sebagai anggota DPRK Aceh Tengah, Selasa (13/10/2020).

Nurhidayah dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aceh Tengah itu, merupakan perempuan kelima yang dilantik setelah 4 perempuan lain, yaitu Desi Novita Andritani (PPP), Suryati Waas (PDI Perjuangan), Susilawati (PKS) dan Tarmina (Partai Demokrat), untuk periode jabatan 2019-2024.

Bedanya, Nurhidayah, dilantik sebagai Pengganti Antar Waktu (PAW) almarhum Gimin, yang meninggal dunia karena sakit pada 12 Maret 2020 lalu.

Nurhidayah merupakan sosok politisi yang pernah bergelut dalam eskalasi politik di Aceh Tengah dan Bener Meriah.

Peruntungannya dalam dunia politik dimulai pada Tahun 2004, meski gagal terpilih sebagai anggota DPRK Bener Meriah, namun menjadi PAW almarhum Fauzi M Saleh dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang meninggal dunia kala itu. Nurhidayah menjabat empat tahun berikutnya hingga 2009.

Kemudian perempuan itu pernah menjadi Calon Bupati Aceh Tengah pada Tahun 2012 berpasangan dengan Muhamad Nurdin dari calon perseorangan. Namun bersama pasangan Cabup/ Cawabup yang lain pada akhirnya harus mengakui keunggulan Nasaruddin dan Khairul Asmara.

Nurhidayah adalah satu-satunya calon kepala daerah perempuan di Aceh Tengah. Apalagi secara mengejutkan, Nurhidayah bahkan berani tampil sebagai Calon Wakil Bupati Aceh Tengah Pada Tahun 2017 silam.

Ia menjadi pasangan Saiful Effendi dalam bursa calon kepala daerah di Aceh Tengah saat itu. Namun kali ini, Shabela dan Firdaus yang unggul memimpin Aceh Tengah.

Bersama Cabupnya seorang purnawirawan TNI, Saiful Effendi, Nurhidayah dinyatakan tidak memenuhi syarat sebagai Calon Bupati Aceh Tengah, karena dianggap terlambat menyerahkan tanda terima Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dari KPK.

Nurhidayah adalah seorang Sarjana Hukum. Lahir pada 18 Oktober 1959, sempat fokus dalam mengelola pendidikan di salah satu yayasan yang dipimpinnya.

Namun setelah proses sengketa Pilkada, hasil sidang Panwaslih mengabulkan permohonan keduanya untuk melanjutkan pencalonan melalui berbagai bukti yang diajukan Saiful Effendi-Nurhidayah maupun dari KIP Aceh Tengah.

Dipuji Bupati Aceh Tengah

Sementara itu Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar memuji Nurhidayah, anggota DPRK Aceh Tengah yang baru dilantik.

Menurut Shabela, dirinya tidak meragukan Nuhidayah karena sedikit banyak mengetahui rekam jejak perempuan itu.

“Saya kenal Bu Nurhidayah, pernah menjabat anggota dewan di Aceh Tengah dan Bener Meriah,” kata Shabela, usai menghadiri pelantikan Nurhidayah sebagai anggota dewan PAW di Gedung DPRK Aceh Tengah.

“Saya percaya Bu Nurhidayah sudah perpengalaman sebagai anggota dewan,” tambah Shabela.

Facebook Comments Box

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button