BudayaGAYOTakengonTravel

Resmi Miliki Tugu, Bur Telege Kini Semakin Instagramable

 

TAKENGON, SUARAGAYO.Com – Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar didampingi ketua meresmikan sekaligus menyaksikan serah terima secara simbolis program pengembangan Desa Wisata, Kamis (14/1/2021) lalu.

Pembangunan tugu itu merupakan program Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Lhokseumawe kepada Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) Hakim Bale Bujang.

Pembangunan Tugu Bur Telege dengan fasilitas pendukung lainnya sebagai salah satu bantuan program sosial dari Bank Indonesia tersebut dianggap telah selesai.

Menurut Kepala Kantor Perwakilan BI Lhokseumawe, Yulon Aprinaldo, pembangunan tugu tersebut sebagai bentuk perhatian terhadap budaya lokal dan wujud kontribusi nyata untuk mununjang perekonomian masyarakat khususnya untuk BUMK Kampung Hakim Bale Bujang.

Kemudian, lokasi destinasi wisata yang diperuntukkan bagi masyarakat umum, baik domestik maupun mancanegara milik BUMK Kampung Hakim Bale Bujang, Kecamatan Lut Tawar kini sudah bisa dinikmati oleh pengunjung, menyusul telah diresmikannya tempat wisata yang dikenal dengan sebutan “Bur Telege” Itu oleh kepala daerah.

Reje Hakim Bale Bujang, Misriadi alias Adi Bale menyampaikan ucapan terimakasih atas kepercayaan dan bantuan dari BI untuk pengembangan Wisata Bur telege Kampung Hakim Bale Bujang.

“Alhamdulillah, kami mengusulkan permohonan bantuan pada BI di awal tahun 2020, dan pada awal 2021 ini telah terwujud tugu Bur Telege serta fasilitas pendukung lainnya, selain itu juga ada bantuan mesin jahit,  bantuan modal usaha boga dalam pembuatan panganan kue bagi ibu -ibu PKK Kampung kami,” ungkap Adi Bale.

Sementara itu Shabela Abubakar dalam sambutannya mengungkapkan, pihaknya merasa bangga atas capaian Kampung Hakim Bale Bujang dengan BUMK nya dapat mengelola tempat wisata dengan panorama indah itu.

“Saya mengapresiasi Reje Hakim Bale Bujang dan jajaran pengurus BUMK nya yang telah berhasil membuat dan mengembangkan fasilitas lokasi wisata dengan bagus seperti saat ini,” sebut Shabela, seperti rilis yang diterima Suaragayo.com dari Humas Setdakab Aceh Tengah, Sabtu (16/1/2021).

“Semoga kedepannya lahan hutan lindung seluas lebih kurang 250 hektar yang kami percayakan ini, dapat terus dikembangkan secara maksimal, dengan menambah destinasi dan wahana outbond lainnya, agar terus dapat menjadi daya tarik pengunjung dan menambah nilai jual dalam industri pariwisata ini,” Lanjut Shabela.

“Terima kasih kami ucapkan kepada Bank Indonesia, terutama Pimpinan Kantor Perwakilan BI Lhokseumawe, atas binaannya pada beberapa BUMK di Aceh Tengah selama ini, Semoga pembinaan ini terus berlanjut, karena masih banyak masyarakat kami yang membutuhkan dukungan bantuan seperti pada program ini,” kata Shabela lagi.

Acara peresmian ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima program pengembangan desa wisata antara KPW BI Lhokseumawe kepada Direktur BUMK Hakim Bale Bujang, disusul pengguntingan pita di depan tugu Bur Telege pintu masuk lokasi wisata yang terkenal instagramable dikalangan wisatawan yang pernah berkunjung ke lokasi yang berada di ketinggian 1.360 meter di atas pemukaan laut tersebut.

 

Facebook Comments Box

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button