GAYOlingkunganTakengon

Saat Bunga Merah Mulai Berjejeran di Kampung Wihni Durin

Penulis: Desi Mentari

TAKENGON, SUARAGAYO.com – Setiap orang yang akan melintasi kampung ini, maka akan bilang “Wah, lagi musim bunga nih…”.

Ucapan itu akan terdengar bagi warga yang melintasi kampung Wihni Durin, kecamatan Silih Nara, Kabupaten Aceh Tengah.

Sebab, belakangan ini banyak warga Wihni Durin mulai sibuk mencari bibit tanaman daun miana atau iler atau bunga merah sebutan dari warga kampung Wihni Durin.

Tanaman daun miana dengan bahasa latin Coleus Scutellarioides adalah tanaman hias yang bewarna merah. Akan tetapi tanaman ini juga memiliki banyak manfaat atau khasiat untuk kesehatan, diantaranya menangani cacingan, sembelit, mata merah, penyakit kulit, ambien dan lain sebagainya.

Warna merah kehitaman pada bunga menghiasi rumah-rumah warga saat mengunjungi kampung tersebut.

Pembagian lima buah polibag setiap rumah yang dilakukan oleh para anggota Kader Pembangunan Masyarakat (KPM) Wihni Durin.

Rahmawati (24) adalah ketua dari KPM kampung Wihni Durin. Kepada Suaragayo.com, Rahma mengatakan bahwa pembagian Polibag tersebut merupakan program dari desa.

“Kami membagikan setiap rumah 5 polybag pada hari Kamis (3/09/2020), pada pembagian kami menjelaskan pada warga bahwasanya 4 buah polybag ditanam bunga merah dan satu lagi di tanam bibit kopi yang akan di berikan kepada warga” kata Rahmawati, Rabu (9/9/2020).

Pembagian Polibag di sambut antusias dari warga tersebut. Mereka bersemangat untuk mencari tanah dan mencari bibit bunga merah untuk di tanam di dalam polibag.

“Tujuan dari program ini untuk memperindah kampung dan bunga merah ini jika kita cari tahu lebih luas lagi memiliki banyak manfaat bagi kesehatan,” jelas Rahmawati.

Rahmawati juga memaparkan penanam bunga merah merupakan program dari desa, sedangkan untuk penanaman kopi merupakan program dari camat Silih Nara.

Mereka menghabiskan sekitar 40 kilogram polibag untuk 4 dusun di kampung Wihni Durin.

Inen Nasir (60) sebutan warga kampung Wihni Durin, sangat sibuk dengan menempelkan kayu pada bunga merah yang baru ditanam olehnya beberapa hari belakangan.

Inen Nasir merupakan salah satu penerima manfaat dari pembagian polibag tersebut.

Pada pagi hari Inen Nasir kerap menyirami bunga yang tersusun rapi di depan rumahnya.

“Program ini sangat bagus karena adanya bunga ini bisa membuat rumah kami terhiasi dan indah, apalagi bunga ini banyak manfaatnya juga,” papar inen nasir saat ditemui, Rabu (9/9/2020).

Bunga merah kini mulai menjadi primadona bagi kampung Wihni Durin, warga mulai sibuk dengan bunga-bunga yang mereka tanam. Berkat bantuan polibag dan semangat keberaamaan, warga yang semula tidak terbiasa menanam bunga di depan rumahnya, kini akan segera mendapatkan manfaat.

Editor: Iwan Bahagia

Facebook Comments Box

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button