EdukasiGAYOLiputan KhususTakengon

Saat Warga Takengon Ikut Beasiswa Aceh, Tak Ada Pengumuman Tapi Ada yang Berangkat

Penulis: Iwan Bahagia

TAKENGON, SUARAGAYO.com – Saat berkas sudah dilengkapi dan dikirim secara online saat itu pula, pria ini mulai menanti kapan pengumuman akan keluar.

Pria itu adalah Yusradi Usman al-Gayoni. Pada tahun 2007, ia mencoba peruntungan untuk ikut program Beasiswa Aceh yang diinisasi Pemerintah Aceh. Kala itu, Aceh dipimpin oleh pasangan Irwandi Yusuf-Muhammad Nazar.

Setelah mendaftar secara daring, Yusradi yang merupakan alumni Sastra Inggris Universitas Sumatera Utara itu, berharap bisa meneruskan pascasarjana melalui salah satu program yang diunggulkan oleh Pemerintah Aceh tersebut.

Usai melakukan pendaftaran, Yusradi berharap namanya terpampang lewat pengumuman resmi oleh penyelenggara beasiswa tersebut.

Waktu terus berjalan, Yusradi yang memiliki angka kuantitatif yang lumayan bagus sejak duduk di bangku sekolah dan perkuliahan itu, belum juga mendapatkan kabar.

Sampai akhirnya, Yusradi mendengar teman-teman serta sejumlah adik lettingnya akan berangkat untuk kuliah ke luar negeri.

Yusradi berusaha mencari tahu, mengapa mereka sudah siap-siap mengisi koper. Sampai akhirnya, Yusradi memperoleh informasi akurat, bahwa orang-orang yang berangkat tersebut merupakan penerima Beasiswa Aceh, sama dengan program yang diikutinya. Yusradi, mereka lulus program tersebut, tapi tanpa pengumuman resmi.

“Saya bingung sama Pemerintah Aceh kala itu. Pengumuman tidak ada, kok ada orang-orang yang “lulus” dan berangkat. Saya berbaik sangka sebenarnya kepada teman-teman. Tapi, saya bertanya kepada penyelenggara, apakah saya tidak lulus? Sebab, sama sekali tidak ada pengumuman,” kata Yusradi, saat menceritakan kisahnya itu kepada Suaragayo.com saat dihubungi, Kamis (1/10/2020).

Facebook Comments Box
1 2 3Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button