Bener MeriahGAYO

Selain 100 Ribu Masker, Anggota Koperasi Permata Gayo akan Bagi Peralatan Pencegahan Covid-19

Bantuan Berasal dari Pemerintah Korsel

Penulis: Iwan Bahagia

BENER MERIAH, SUARAGAYO.Com – Koperasi Permata Gayo (KPG) akan membagikan 100.000 masker

Penerima Bantuan di Kampung Musara Ate.

kepada anggota yang tersebar di 39 desa di Kabupaten Bener Meriah, Aceh.

Penerima masker adalah kelompok organic fairtrade. Distribusi bantuan tersebut telah berlangsung selama 13 hari, dengan ditarget penerima sebanyak 2.200 anggota.

Manager Program Koperasi Permata gayo, Djumhur  menyebutkan, sumber bantuan tersebut berasal dari Pemerintah Korea Selatan dalam rangka dukungan pencegahan penularan covid 19 bagi petani kopi di Bener Meriah.

Dukungan ini jelas dia, merupakan tindaklanjut saat KPG berkunjung ke Korsel pada medio November 2019 dalam mengikuti pameran internasional kopi expo yang difasilitasi oleh salah satu pembeli kopi di negeri gingseng tersebut. Kegiatan itu dihadiri oleh Beautiful Coffee yang berpusat di ibukota Korsel, Seoul.

“Awalnya program ini direncanakan buyer tersebut bersama pemerintah kota Seoul. Kala itu mereka menyampikan akan mengunjungi Dataran Tinggi Gayo untuk melaksanakan dukungan kerjasama terhadap petani kopi,’

Akan tetapi akibat pandemic Covid-19, kegiatan tersebut ditunda, karena kerjasama ini sudah menjadi program yang harus direalisasikan pada tahun 2020 maka melalui Korea International Cooperation Agency (KOICA) membantu dukungan peralatan pencegahan Covid 19 kepada KPG untuk diberikan kepada anggota,” ungkap Djumhur, saat dihubungi Suaragayo.com, Jumat (12/2/2021).

Bantuan yang telah didistribusikan KPG adalah masker sebanyak 88.000 lembar, dan saat ini juga sedang didistribusikan yang ditargetkan mencapai 100.000 lembar. Selain masker juga anggota kepala keluarga petani diberikan galon air, sabun cuci tangan dan semprot pembersih tangan (hand sanitizer), masing-masing sebanyak 1.500 unit.

Tindak lanjut kerjasama dengan pemerintahan korea ini juga diawali dengan melaksanakan survey pada Desember 2020 untuk mengetahui dukungan yang diperlukan pada masa yang akan datang bagi petani kopi anggota Koperasi Permata Gayo.

Penerima Bantuan di Kampung Sedie Jadi.

“Karena situasi belum sepenuhnya normal maka Beatiful Coffee merekrut Dewan Pemuda Koperasi yang merupakan anak petani anggota untuk melaksanakan survey daan wawancara langsung dengan anggota petani, yang sudah berjalan selama 1 bulan,” ungkap Djumhur.

Pihaknya berharap situasi pendemi pandemik ini cepat berlalu, sehingga berbagai program dukungan dari buyer dan Pemerintahan Korea Selatan tersebut dapat kita realisasikan pada tahun 2021 ini.

“Hal ini tentu tergantung situasi yang kita hadapi saat ini,” tambah Djumhur.

Penerima bantuan di Kampung Selamat Rejo.

Sementara itu Wakil Ketua Koperasi Permata Gayo, Arifudin yang terjun langsung ke lapangan untuk menyalurkan bantuan ini kepada petani mengatakan, pihaknya mewakili para petani mengungkapkan rasa terimakasih kepada Beautiful Coffee dan KOICA atas bantuan yang diberikan tersebut.

“Semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat digunakan petani selama pandemik masih berlanjut,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button