GAYO

Seluruh Pasien Positif Covid-19 di Bener Meriah akan Ikut Uji Swab Ulang

Penulis: Iwan Bahagia

BENER MERIAH, SUARAGAYO.com – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bener Meriah kembali menerima laporan 2 warga yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Data tersebut dikeluarkan oleh Balitbangkes Kementerian Republik Indonesia tertanggal 7 Agustus 2020.

”Kedua pasien konfirmasi positif Covid-19 tersebut berinisial IN (29) jenis kelamin perempuan dan TM (19) jenis kelamin laki-laki, keduanya adalah kontak erat dari pasien konfirmasi positif Covid-19 dengan inisial RD (30) jenis kelamin laki-laki yang beralamat di Kecamatan Timang Gajah,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bener Meriah Riswandika Putra, melalui siaran pers yang diterima Suaragayo.com, Jumat (28/8/2020).

Sebelumnya, ada 6 kasus konfirmasi positif Covid-19 di Bener Meriah. Dengan penambahan 2 kasus ini, maka kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bener Meriah hingga Jumat (28/8/2020) berjumlah 44 kasus.

Riswandika menjelaskan, dalam pemberitahuan kasus positif, pihaknya baru menerima hasil Swab setelah terjadi keterlambatan data dari laboratorium terkait spesimen SWAB yang dikirim ke Banda Aceh.

“Hasil pemeriksaan SWAB biasanya kita terima 2-3 hari setelah pemeriksaan dilakukan. Karena di awal Agustus ada tenaga lab Balitbangkes Kementerian Republik Indonesia yang terkonfirmasi positif Covid-19 maka spesimen dari Bener Meriah harus di kirimkan ke Jakarta,”

”Kami baru menerima hasil pemeriksaan SWAB pada tanggal 25 Agustus 2020, bahkan untuk 2 kasus positif ini ada sedikit kesalahan informasi sehingga harus kita cross check kembali ke provinsi, setelah kita dapatkan konfirmasi dari Provinsi kita umumkan hari ini,” sebut Riswandika.

Jika dihitung dari hari pemeriksaan maka sudah lebih dari 2 (dua) minggu. Dalam waktu tersebut Gugus Tugas Covid-19 Bener Meriah telah mengintruksikan seluruh warga yang terdata pernah kontak erat dengan orang yang positif Covid-19, untuk melakukan isolasi mandiri secara ketat.

“Alhamdulillah selama masa tersebut seluruh kontak erat pasien konfirmasi positif covid-19 yang menunjukan gejala, dan kita yakin dengan langkah tersebut bisa menghindari penularan Covid-19 dan dalam proses isolasi mandiri ini juga dalam pengawasan Tim Gugus Tugas,” Sebut Riswandika.

Riswandika mengungkapkan, pihaknya sudh memberikan surat pemberitahuan kepada mereka yang kontak erat untuk mengikuti tindak lanjut penanganan, karena seluruh pasien konfirmasi positif Covid-19 itu sudah menjalani isolasi mandiri selama lebih dari 14 hari dan tidak menunjukan gejala.

Oleh sebab itu gugus tugas setempat akan melakukan pemeriksaan rapid test dan monitoring akhir kepada yang bersangkutan dan tracking terhadap kontak erat untuk dijadwalkan dilakukan pemeriksaan Swab,”
Papar Riswandika.

Pihaknya juga akan melakukan Swab kembali untuk seluruh pasien konfrmasi positif covid-19 yang sudah sembuh, bersama warga yang sudah kontak erat.

Hal ini diakukan untuk memastikan bahwa penularan covid-19 di Kabupaten Bener Meriah sudah bisa kendalikan oleh tim gugus tugas.

”Terlepas dari itu kami menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Bener Meriah untuk tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat,” pinta Riswandika.

Berdasarkan data yang diberikan Riswandika, akhir jumlah kasus Konfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Bener Meriah sampai dengan 28 Agustus 2020 berjumlah 44 konfirmasi positif Covid-19, dengan rincian 35 orang sembuh, 1 meninggal dan 8 dalam pemantauan akhir.

Facebook Comments Box

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button