GAYONasionalTakengon

Semasa Hidup, Ibrahim Kadir Pernah Dapat Penghargaan Aktor Film di 3 Negara

Penulis: Iwan Bahagia

TAKENGON, SUARAGAYO.com – Ibrahim Kadir adalah lelaki yang lahir 31 Desember 1942, saat Indonesia sedang dijajah oleh Jepang.

Karirnya yang tak terbilang biasa sejak kuliah di Institut Kesenian Jakarta itu, membuat Ibrahim Kadir terlibat dalam dunia seni seperti koreografi, syair maupun puisi.

Sementara itu bakat seninya yang sudah diasah sejak kecil ditengah kecamuk perang, berikut kisah hidupnya menjadi perhatian sejumlah sutradara di tanah air.

Berdasarkan berbagai catatan, Tahun 1990 adalah mula keberuntungan Ibrahim Kadir dalam dunia layar lebar. Sutradara bernama Eros Djarot langsung tertarik ketika melihat gaya Ibrahim Kadir yang penuh dengan seni, sehingga Ibrahim Kadir diajak menjadi pemeran Penyair dalam film “Tjoet Nja’ Dhien” bersama Christine Hakim.

Film ini kemudian mendapatkan Piala Citra sebagai Film Terbaik pada Tahun 1988.

Film “Tjoet Nja’ Dhien” sempat diajukan Indonesia untuk ikut Academy Awards ke-62 tahun 1990 untuk penghargaan Film Berbahasa Asing Terbaik, tetapi tidak lolos dalam pencalonan nominasi.

Sementara kisah hidupnya ditengah kemelut konflik 1965 membuat tertarik sutradara Garin Nugroho, dan memproduksi film drama dokumenter hitam putih berjudul “Puisi Tak Terkuburkan” pada tahun 2020.

Pada Festival Film Internasional Singapura tahun 2001, film ini memenangkan Hadiah FIPRESCI dan Silver Screen Award for Best Asian Actor yang diberikan kepada Ibrahim Kadir yang berperan sebagai penyair.

Film yang memposisikan Ibrahim Kadir sebagai seniman Didong Gayo yang pernah dipenjara selama 22 hari ini juga dinominasikan untuk Silver Screen Award Best Asian Feature Film.

Ibrahim Kadir mendapatkan nominasi Pemeran Terbaik ke-2 dalam Festival Film Jokarno Italia. Sementara sang sutradara, Garin Nugroho kala itu memenangkan Silver Leopard Video Award pada Festival Film Internasional Locarno, Italia tahun 2000.

Berikutnya penghargaan “The Best Actor” dalam Festival Film Cinefan India 2001 juga diperolehnya.

Kini warga di Dataran Tinggi Gayo berduka. Sebab Ibrahim Kadir telah meninggal Dunia pada Selasa (1/9/2020).

Ibrahim Kadir lahir di Kampung Kemili, Takengon, 31 Desember 1942.

Ibrahim Kadir pernah terlibat dalam sejumlah film di tanah air ini meninggal dunia di usia 78 tahun.

Facebook Comments Box

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button