Bener MeriahGAYO

Sempat Bersitegang dengan Aktivis dan Viral, Plt Bupati Bener Meriah: Saya Mohon Maaf

Penulis: Iwan Bahagia

BENER MERIAH, SUARAGAYO.Com – Sempat bersitegang dan Viral beberapa waktu lalu di media sosial, Pelaksana Tugas Bupati Bener Meriah, Dailami akhirnya bertemu dengan Nasri Ketua LSM Garis Merah, Bertempat di rumah dinasnya di Kampung Tingkem Benyer, Kecamatan Bukit (23/9/2021).

Kehadiran Nasri bersama beberapa tokoh pemuda setelah diundang oleh Plt Bupati Bener Meriah, Dailami yang ingin bersiraturrahmi dan menyampaikan Permohonan maaf, atas kejadian beberapa hari yang lalu.

“Saya  meminta maaf atas kejadian beberapa hari yang lalu, kami akui, saat itu kami sempat emosi akibat cara penyampaian aspirasi yang dilakukan oleh saudara Nasri, sehingga membuat sedikit kegaduhan di sekretariat DPRK beberapa waktu yang lalu,” ucap Dailami kepada Nasri dan sejumlah orang yang menyaksikan pertemuan itu.

“Namun sebenarnya, itu tidak akan terjadi apabila penyampaian aspirasi dilakukan secara santun dan terjadwal, akan tetapi saya menganggap selaku Representatif dari Pemerintah Daerah Perlu meminta maaf dan ucapan terima kasih kepada saudara Nasri yang telah memberikan keritikan dan saran kepada Pemerintah,” jelas Dailami, dalam siaran pers yang diterima Suaragayo.com, Kamis (23/9/2021).

Dailami merasa perlu untuk mendapatkan kritik dari berbagai pihak untuk kemajuan pemerintah daerah, maka Dailami mengaku siap apabila ada kritik yang sifatnya membangun.

“Kami tetap berharap, masukkan, saran dan kritik tetap dilakukan oleh LSM garis merah  dan LSM lainnya sebagai mitra Pemerintah, agar Pemerintah semakin baik,” sebut Dailami,

“Tidak dapat dipungkiri beberapa kebijakan, layanan dan Program Pemerintah semakin baik akibat kritikan dan saran dari masyarakat, sehingga Pembangunan Bener Meriah semakin jauh lebih baik kedepannya,” terang Pelaksana Tugas Bupati Bener Meriah itu.

Menjawab ucapan Dailami, Nasri ketua LSM garis merah, mengucapkan terima kasih atas undangan Plt Bupati Bener Meriah itu.

“Kami ucapkan terima kasih atas undangan Pak Plt Bupati, dan kami mengerti dengan situasi saat itu, mungkin kami juga meminta maaf atas perdebatan yang kurang etis tersebut,” ucap Nasri.

Nasri mengaku, kritik yang disampaikan kepada Plt Bupati Bener Meriah beberapa waktu lalu agar Pemkab setempat terus bekerja sesuai harapan masyarakat.

“Tujuan kami memberikan kritikan kepada Pemerintah adalah agar bagaimana pemerintahan itu semakin baik, dan sesuai harapan masyarakat, sehingga kedepan kritik dan saran dari kami akan tetap kami sampaikan kepada Pemerintah Daerah sesuai harapan Pak Plt Bupati,” pungkas Nasri.

Seperti diketahui, Plt Bupati Bener Meriah, Dailami, sempat bersitegang dengan aktivis Garis Merah, Nasri Gayo, beberapa waktu lalu di halaman DPRK Bener Meriah.

Keduanya beradu mulut dalam persoalan tenaga honorer, insentif PNS dan pematangan lahan Puskesmas.

Kejadian itu sempat terekam video dan viral sejagat maya.

 

Facebook Comments Box

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button