GAYOHukum

Seorang Pedagang Asal Paya Bakong Dibunuh, Mayat Dibuang Lalu Dibakar di Kawasan Hutan Samar Kilang

Penulis: Iwan B

BENER MERIAH, SUARAGAYO.Com – Seorang pedagang sembako keliling asal Aceh Utara yang berusia sekitar 45 tahun, diduga dibunuh lalu mayatnya dibuang kejurang dan kemudian dibakar.

Korban merupakan warga asal Gampong Tunong Krueng, Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara.

Kerabat korban, Fadli menceritakan hal tersebut kepada Suaragayo.com, Rabu (7/2/2021).

Menurut Fadli, korban datang dari Aceh Utara untuk berdagang ke Bener Meriah. Kemudian korban singgah ke sebuah rumah di Kecamatan Syiah Utama, Kabupaten Bener Meriah.

“Rumah itu tempat korban singgah atau bermalam kalau sudah di Samar Kilang,” kata Fadli.

Sepulangnya berjualan, Jumat 12 Februari lalu, korban istirahat dan mandi di rumah tersebut.

“Kemudian korban menerima telepon masuk, dan diajak bertemu ke sebuah lokasi, dia sempat bilang mau jumpain siapa ke yang punya rumah,” jelas Fadli.

Korban lalu pergi setelah menerima panggilan telepon. Namun tidak lama, seorang tamu datang ke rumah itu untuk meminta kunci mobil kepada pemilik rumah.

Merasa tak ada yang aneh, pemilik rumah menyerahkan kunci tersebut kepada tamu pria tersebut.

Mobil milik korban adalah jenis Pikap, yang biasa digunakan saat berjualan keliling.

Namun hingga malam tiba, korban tidak ada kabar berita, baik dengan pemilik rumah maupun keluarga.

Merasa ada yang ganjal, sejumlah kerabat kemudian datang memastikan ke Samar Kilang. Setelah mendengar kronologi dari pemilik rumah, keluarga kemudian resmi melaporkan soal kehilangan korban ke Mapolres Bener Meriah.

Kemudian, Rabu (17/2/2021), keluarga mendapatkan kabar, bahwa korban sudah ditemukan tidak bernyawa.

“Kata polisi, korban sudah tak bernyawa. Ia diperkirakan dibunuh, lalu mayatnya dibuang ke jurang lalu dibakar. Tinggal tulang korban saja,” ungkap Fadli.

Berdasarkan keterangan dari polisi pula, terang Fadli, jenazah ditemukan setelah seorang pelaku ditangkap.

“Saya dengar ada tiga pelaku. Dua lagi belum dapat. Tapi pastinya apakah ini pembunuhan atau perampokan, silahkan tanya polisi” terangnya.

Kini pihak keluarga di Aceh Utara tengah menunggu jenazah korban.

“Kami minta polisi adil, pelaku harus dihukum seberat-beratnya,” pungkas Fadli.

Sementara itu, suaragayo.com sudah menghubungi Kasat Reskrim dan Kabag Humas Polres Bener Meriah untuk meminta konfirmasi, namun mereka belum memberikan keterangan resmi.

“Mohon waktu dan bersabar,” kata Kasubag Humas Polres Bener Meriah, Jufrizal, via pesan singkatnya, Rabu malam.

Facebook Comments Box

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button