GAYOlingkunganTakengonTravel

Setelah Bur Telege, Agroforestri akan Dirintis Kampung Hakim Bale Bujang

Penulis : Nihayatul Afifah Husna

TAKENGON, SUARAGAYO.com – Agroforestri adalah sebuah sistem dan teknologi penggunaan lahan secara terencana pada unit lahan dengan mengkombinasikan tumbuhan tertentu.

Sistem ini tenyata dapat menghasilkan pundi-pundi rupiah apabila diterapkan secara tekun dan terencana.

Salah satu yang menerapkan itu adalah Kampung Hakim Bale Bujang, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah.

Kampung Hakim Bale Bujang yang terletak di pinggiran kota Takengon melalui pemerintah kampung setempat, bekerjasama dengan dinas kehutanan, mulai berencana untuk memanfaatkan lahan kehutanan dalam menerapkan Agroforestri yang akan diolah oleh Badan Usaha Milik Kampung (BUMK).

Seluas kurang lebih 10 hektar tanah di kampung itu kemungkinan akan ditanami sejumlah bibit pohon yang produktif.

Pohon tersebut diharapkan mampu menghasilkan buah-buahan seperti alpukat dan jeruk.

Reje Kampung Hakim Bale Bujang, Kecamatan Lut Tawar, Misriadi (43). (Foto: Nihayatul Afifah Husna)

“Tanaman yang produktif, artinya bisa menghasilkan dari buah bukan dari batang. Tujuannya supaya masyarakat orientasinya bukan melihat batang untuk mencari penghasilan, tetapi melihat buah misalnya alpukat, jeruk,” jelas Reje Kampung Hakim Bale Bujang, Misriadi (43) saat di kunjungi Suaragayo.com di kantornya, Minggu (13/9/2020).

Bisa jadi, karena banyak jenis tanaman yang di Dataran Tinggi Gayo di Takengon tumbuh sempurna. Bukan hanya tanaman kopi namun tanaman palawija juga tumbuh dengan baik.

“Andalan di Aceh Tengah bukan hanya kopi, sektor kopi jelas andalan utama. Tapi masih banyak andalan-andalan yang belum dimunculkan, mungkin sudah muncul tapi belum familiar. Apapun yang ditanam di Aceh Tengah tumbuh subur dan bagus,” ujar Misriadi.

Sebuah spot foto di Bur Telege, Kampung Hakim Bale Bujang yang dijepret aktor ternama, Nicholas Saputra yang diposting di akun instagram miliknya.

Dengan pola tanam sistem agroforestri, Misriadi mengharapkan agar masyarakat mampu meningkatkan produksi tani, bukan hanya dari sektor kopi saja, dan dapat meningkatkan perekonomian warga sekitar.

Kampung Hakim Bale Bujang sebenarnya sudah memiliki lokasi wisata yang bernama Bur Telege. Apabila keberadaan agroforesti ini berhasil, maka akan menambah tempat baru yang layak dikunjungi oleh para wisatawan.

Facebook Comments Box

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button