Bener MeriahBudayaGAYONasionalTakengon

Shabela dan Sarkawi “Beraksi” diatas Panggung Tugu Radio Rimba Raya saat Musikalisasi Puisi RRI Takengon

Rilis RRI Takengon

BENER MERIAH, SUARAGAYO.com – Dua bupati di wilayah tengah Aceh yaitu Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar dan bupati Bener Meriah, Sarkawi ikut meramaikan musikalisasi puisi yang digelar LPP RRI Takengon di Tugu Radio Rimba Raya, Rabu (9/9/2020).

Kedua kepala daerah itu tidak canggung membacakan puisi dalam parade puisi bertemakan sejarah yang turut disaksikan Forkopimda Bener Meriah, kepala RRI se-korwil Aceh, para seniman dan tamu undangan lainnya serta masyarakat sekitar.

Selain itu parade puisi juga dimeriahkan dengan penampilan perwakilan Batalyon 114 Satria Musara, Lettu Edward dan sejumlah seniman Dataran Tinggi Gayo yang juga turut membacakan puisi.

“Kemarin sebenarnya sudah dipersiapkan panitia teks puisinya, tapi tadi di perjalanan saya ingat waktu SD saya pernah coret-coret (puisi) sedikit, makanya tadi saya coba buat sambil jalan kemari dan saya akan coba bacakan disini,” kata Bupati Bener Meriah, Sarkawi saat memberikan sambutan dalam kegiatan itu, seperti rilis yang dikirim RRI Takengon kepada Suaragayo.com, Rabu sore.

Bupati Bener Meriah, Sarkawi, saat tampil baca puisi. (Dok: RRI Takengon)

Sarkawi juga membeikan apresiasi kegiatan tersebut sebagai upaya membangkitakan semangat generasi muda untuk memaknai perjuangan Radio Rimba Raya.

Radio tersebut dinilai memiliki peranan penting dalam sejarah perjuangan dan keberadaan bangsa Indonesia.

“Dengan acara yang dilakukan disini mudah-mudahan semangatnya akan bisa dikobarkan dikalangan masyarakat kita disini juga nasional dan juga bisa mendorong kita untuk merivitalisasi bangunan, ditambah dan difungsikan kembali, karena ini aset yang penting bagi bangsa ini,” jelas Sarkawi.

Hal senada juga diungkapkan Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar yang berharap kedepan kegiatan tersebut dapat dijadikan agenda tahunan yang tidak hanya diikuti peserta dari 2 kabupaten melainkan seluruh Aceh bahkan nasional.

“Kemudian harus ada tambahan seperti seminar kecil untuk membicarakan masalah radio rimba raya ini,” ucap Shabela.

Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar saat baca puisi. (Dok: RRI Takengon)

Sebelumnya kepala stasiun LPP RRI Takengon, Muhsin Zein mengatakan, sejarah Radio Rimba Raya sudah sepantasnya disampaikan kepada generasi muda agar perjuangan dimasa lalu dapat terus melekat dibenak para penerus bangsa.

“Oleh karena itu dalam rangka UT kemerdekaan ke-75 RI dan yang juga HUT ke-75 RRI serta upaya memperjuangkan Tugu Radio Rimba Raya menjadi terfavorit di ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) 2020, RRI Takengon menggelar musikalisasi puisi bertajuk dari sini Indonesia masih ada,” sebut Muhsin.

Kegiatan tersebut dikuti sebanyak 9 sanggar dari kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah.

Sebagai juara pertama yaitu sanggar Tajuk Renggali dari Aceh Tengah, diikuti Gayo Nusantara Etnik dari kabupaten Bener Meriah dan juara ketiga diperoleh Pegayon dari Aceh Tengah.

Facebook Comments Box

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button